AMBON, Siwalimanews – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, mengambil kebijakan dengan menginstruksikan penambahan tenaga pendamping, guna penyelesaian TPP ASN khusus guru tahun 2024.
Langkah ini diambil gubernur, guna mempercepat proses pembayaran TPP guru tahun 2024 yang sampai saat ini belum tuntas dibayarkan.
Komitmen gubernur dalam memperhatikan para guru ini, disampaikan juru bicara Pemerintah Provinsi Maluku Kasrul Selang kepada wartawan di Kantor Gubernur, Rabu (2/7).
Kasrul mengungkapkan, upaya penyelesaian TPP ASN yang belum dibayarkan pada tahun 2024 lalu masih terus berjalan baik oleh BKD, maupun Dinas Pendidikan.
“Pak gubernur tidak tinggal diam dengan persoalan TPP yang belum dibayar, tetapi memang kesulitan yang kita hadapi di lapangan yakni guru-guru sampai saat ini belum juga menginput dalam system, baik absen maupun kinerja,” ujar Kasrul.
Kasrul mengaku, sampai saat ini baru dua daerah yang prosesnya telah tuntas, yakni Kota Ambon dan Kabupaten Buru sehingga siap dibayarkan, sedangkan daerah lain menyusul.
Bahkan, untuk mempercepat penyelesaian TPP ASN 2024, gubernur telah memerintahkan BKD dan Dinas Pendidikan untuk menambahtenaga pendamping.
“Arahan pak gubernur jelas agar OPD teknis siapkan tenaga pendamping untuk masing-masing kabupaten/kota, sehingga bisa cepat hasil verifikasinya,” ucap Kasrul.
Terhadap solusi yang diambil gubernur tersebut, Kasrul minta, Kepala UPT Pendidikan di setiap kabupaten/kota agar harus jemput bola dan berperan aktif, artinya jika menemui kesulitan, segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar segera diintervensi dengan kehadiran pendamping.
“Harus bulan ini sudah tuntas, jadi kecepatan penyelesaian ini diperlukan, tapi yang jelas uangnya tersedia hanya sekarang tinggal mekanismenya saja yang harus dipercepat,” tandas Kasrul.
Gubernur juga kata Kasrul, telah mengingatkan agar persoalan pembayaran TPP ini tidak lagi terjadi di tahun ini, sebab semua proses menggunakan system, baik absen maupun e-kinerja.(S-20)