SIWALIMA.id > Berita
Peran Keluarga Pengaruhi Angka Stunting
Daerah | Senin, 24 November 2025 pukul 14:28 WIT

AMBON, Siwalima.id - Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, Maya Bebby Lewerissa menekankan pentingnya peranan keluarga sebagai basis utama penurunan angka prevalensi stunting di Maluku.

Pasalnya di tengah kondisi tingkat prevalensi stunting di Maluku yang mencapai 28 persen tentu membutuhkan peran dari keluarga khususnya kesadaran untuk memperhatikan kesehatan dan pola asuh.

Persoalan stunting di Maluku saat ini kata Lewerissa, tidak boleh dipandang sebelah mata, tetapi membutuhkan kolaborasi mulai dari program hingga membangun kesadaran dari masing-masing keluarga.

“Untuk menekan akan stunting tentu sangat penting kesehatan keluarga namun faktanya, masih ada keluarga yang belum memiliki kesadaran tentang bahaya stunting yang akan mengecam masa depan generasi Maluku,” ucap Lewerissa saat menghadiri lomba gerakan keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana stunting tingkat provinsi yang dipusatkan di Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon, Jumat (21/11).

Menurutnya pembangunan keluarga bertujuan mewujudkan keluarga yang berkualitas dan berketahanan melalui intervensi berkelanjutan pada setiap tahapan kehidupan.

Kesadaran inilah yang menjadi dasar komitemen PKK sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus ujung tombak pemberdayaan kesejahteraan keluarga di tingkat desa dan kelurahan.

Disisi lain pelaksanaan program-program intervensi pe­-nurunan stunting oleh PKK tidak akan berjalan baik jika kader-kader hingga tingkat desa/kelu­rahan tidak aktif sebab peran kader sangat menentukan peningka­tan kualitas hidup keluarga.

“Karenanya Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Ben­cana ini bertujuan membangun keluarga dan lingkungan yang sehat melalui pilot project di bidang kesehatan, pelestarian lingkungan hidup, perencanaan keluarga sehat,” tegas Lewerissa.

Program ini kata Lewerissa me­ngedepankan strategi menggerak­kan, mengedukasi, dan membina mas­yarakat agar mandiri dalam men­jaga kesehatan dan lingkungan­nya.

Tak hanya itu Gerakan ini mendorong keluarga agar mampu menolong dirinya sendiri dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat, baik dari sisi fisik, manusia maupun ling­kungan.

“Kita berharap dengan lomba gerakan keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana stunting tingkat Provinsi akan  menjadi momentum memperkuat sinergi antara TP-PKK provinsi dan kabu­paten/kota untuk mempercepat upaya penurunan stunting di Maluku,” harap Lewerissa. (S-20)

BERITA TERKAIT