SIWALIMA.id > Berita
Penanganan Jalan Hatu Tertahan di BNPB
Daerah | Kamis, 5 Februari 2026 pukul 14:45 WIT

AMBON, Siwalima.id - Anggaran revitalisasi pembangunan  jalan Desa Hatu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah tertahan di BNPB.

Pasca dihantam ombak, BPBD Maluku telah mengusulkan anggaran untuk melakukan perbaikan ke BNPB karena rusak disebabkan oleh bencana.

Tidak hanya jalan di Hatu, BPBD juga mengusulkan perbaikan jalan di Air Salobar dan Hutumuri. 

Kepala Pelaksana BPBD Maluku, Syarif Hidayat ketika dikonfirmasi Siwalima, Rabu (4/2) mengaku anggaran pembangu­nan sudah diusulkan ke BNPB.

“Terdapat lima titik lokasi kerusakan infrastruktur di Maluku yang telah diusulkan ke BNPB,” terangnya.

Lima titik tersebut diantaranya dua titik di Desa Hatu, Dua titik di Desa Hutumuri dan satu titik di Air Salobar dan sementara menu­nggu tindak lanjut dari BNPB.

“Sudah kita usulkan penanga­nannya ke BNPB dan sekarang kita lagi tunggu respon dari mereka,” jelasnya.

Penanganan ruas jalan tersebut katanya telah diusulkan pada tahun 2025 lalu dan sementara dilakukan validasi sehingga diharapkan dalam pertengahan tahun ini telah disetujui dan ditangani dengan menggunakan anggaran hibah BNPB.

“Kami berharap bisa diterima dan tahun ini sudah bisa jalan,” harap Syarif.

Harus Direalisasikan Segera

Sebelumnya diberitakan, DPRD Maluku mendesak pemerintah provinsi segera merealisasikan pembangunan jalan dan talud penahan pantai di Hatu Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah.

Kondisi jalan provinsi tersebut sangat memprihatinkan dan nyaris putus kalau tidak segera dilakukan revitalisasi.

“Kita akan mengawal secara serius rencana perbaikan jalan dan talud penahan pantai di Desa Hatu,” kata  Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Alhidyat Wajo kepada wartawan di Baileo Rakyat Karpan Ambon, Sabtu (31/1).

Dijelaskan  surat permohonan perbaikan telah diserahkan oleh perwakilan masyarakat Desa Hatu kepada Kepala Dinas PU Maluku dan diteruskan ke DPRD untuk ditindaklanjuti.

“Suratnya sudah masuk kemarin dan masyarakat sudah menyerahkan langsung ke pak Kadis. Tugas kami di komisi III memastikan ini bisa berjalan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Komisi III mendorong agar pembangunan jalan dan talud penahan pantai Hatu dapat direalisasikan pada tahun 2026 melalui skema pinjaman daerah.

“Mudah-mudahan karena ini untuk kepentingan umum, kami akan dorong supaya bisa di­-kerjakan tahun 2026 mengguna­kan skema pinjaman. Tapi itu nanti dibahas secara intensif dengan Dinas PU,” terangnya.

Selain itu, proyek ini juga telah masuk dalam 500 usulan DPRD Maluku ke Kementerian PU.

“Dari 500 item usulan itu, salah satunya adalah jalan Hatu dan talud penahan pantainya. Jadi kita kawal lewat jalur pinjaman daerah dan pemerintah pusat,” pungkasnya.(S-20)

BERITA TERKAIT