AMBON, Siwalima.id - Dominggus Simaela alias Ongen (30), tewas setelah tenggelam usai berenang di perairan Waisarissa, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat.
Korban sempat dievakuasi oleh personel Polairud pada Kapal Polisi (KP) XVI-2001 bersama warga Waisarissa ke Puskesmas Kamal, namun nyawanya tidak tertolong.
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Rositah Umasugi menjelaskan, kejadian itu pertama kali diketahui setelah personel Polairud menerima laporan warga pada pukul 17.15 WIT tentang adanya orang tenggelam di Pantai Waisarissa.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, crew KP-2001 langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian,” tulis Kombes Rositah dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima, Rabu (29/10).
Sesampainya di lokasi, tim Polairud mendapati korban telah ditemukan oleh dua pelajar, masing-masing AP (15) dan dua temannya. Petugas kemudian membantu proses evakuasi korban ke tepian pantai.
“Personel Polairud tiba dan melihat korban sudah ditemukan oleh saksi. Mereka kemudian membantu membawa korban ke tepi pantai,” ujar Kombes Rositah.
Di tepi pantai, personel sempat memberikan pertolongan pertama dengan melakukan tekanan dada (compression), membuka jalur napas (airway), serta memberi bantuan napas buatan (breathing).
Korban sempat menunjukkan tanda-tanda bernapas, sehingga petugas segera mengevakuasinya ke Puskesmas Kamal untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Namun sesampainya di puskesmas, korban dinyatakan meninggal dunia, diduga karena terbatasnya fasilitas medis dan kondisi korban yang sudah kritis,” jelas Kombes Rositah.
Berdasarkan keterangan saksi, sebelum tenggelam korban terlihat sedang berenang di pantai. Tak lama kemudian, saksi kehilangan pandangan terhadap korban dan berusaha mencari bersama dua rekannya. Upaya pencarian tersebut berakhir ketika personel Polairud tiba di lokasi dan membantu evakuasi.
Masyarakat dihimbau agar waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di laut atau pantai, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Kalau musim ombak, sebaiknya hindari dulu melaut. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memantau prakiraan cuaca dari BMKG dan mengutamakan keselamatan,” himbau Kombes Rositah. (S-25)