AMBON, Siwalima.id - Suasana pesta minuman keras di sebuah rumah kost di kawasan Lorong Pohon Mangga, Negeri Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon berubah menjadi tragedi.
Pasalnya, seorang pemuda berusia 18 tahun bernama Abraham Meute, ditemukan tewas bunuh diri dengan cara menggantung diri menggunakan tali nilon di samping rumah kost, Sabtu (9/5) malam. Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease Ipda Jane Luhukay kepada wartawan di Ambon, Minggu (10/5) menjelaskan, korban ditemukan dalam kondisi tergantung di balok kap sisi luar kiri bangunan kost, sekitar pukul 22.45 WIT.
Berdasarkan keterangan saksi Disyon Lesiela (19), awalnya ia bersama sejumlah rekannya mendatangi kamar kost korban sekitar pukul 22.00 WIT. Saat itu korban bersama teman-temannya sementara mengkonsumsi minuman keras di dalam kamar.
Tak lama kemudian, korban keluar menuju bagian belakang teras dapur, sambil memainkan telepon genggamnya. “Saksi sempat mengikuti dan memanggil korban, namun tidak mendapat respons, sehingga kembali bergabung bersama rekan-rekan lainnya di kamar kost,” jelas Ipda Jane mengutip keterangan saksi.
Sekitar 45 menit kemudian menurut Ipda Jane, saksi keluar ke teras depan kost dan menemukan telepon genggam milik korban tergeletak di lantai depan bangunan.
Merasa curiga, saksi kemudian mencari korban di sekitar lokasi. Saat tiba di samping kiri kost, saksi terkejut melihat korban sudah dalam posisi tergantung menggunakan seutas tali nilon yang terikat pada balok kap rumah.
“Melihat kejadian itu, saksi langsung berteriak memanggil rekan-rekannya dan berusaha melepaskan tali yang melilit leher korban sebelum membawa korban ke RSUP Leimena untuk mendapatkan pertolongan medis,” beber Ipda Jane.
Namun, setibanya di ruang Instalasi Gawat Darurat RSUP Leimena sekitar pukul 23.00 WIT lanjut Ipda Jane, dokter jaga menyatakan korban telah meninggal dunia. Menerima laporan tersebut, aparat kepolisian langsung turun ke lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa kondisi korban di rumah sakit, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
“Dugaan sementara, korban nekat mengakhiri hidup lantaran mengalami kekecewaan terhadap orang tuanya,” duga Ipda Jane.
Menurut Ipda Jane, jenazah korban direncanakan akan dibawa ke Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, untuk dimakamkan oleh pihak keluarga. (S-10)