AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Provinsi Maluku dalam waktu dekat akan membentuk tim terpadu Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK) guna mempercepat penyelesaian lahan Blok Masela.
Pembentukan tim terpadu ini, dilakukan setelah pemprov menerima surat dari SKK Migas SRT-0017/SKKIH0000/2026/S9 tentang permohonan dampak sosial kemasyarakatan, dalam rangka penyediaan tanah untuk kilang pencairan gas alam beserta fasilitas pendukung proyek strategis nasional pengembangan lapangan Abadi wilayah kerja Masela atas nama SKK Migas yang diteken Deputi Dukungan Bisnis, Eka Bahyu Seta.
Juru Bicara Pemprov Maluku, Kasrul Selang menjelaskan, surat dari SKK Migas tersebut telah disampaikan kepada Gubernur, Hendrik Lewerissa dan diperintahkan agar jajaran pemprov segera mengambil langkah cepat.
Pemprov beberapa hari kemarin, telah melakukan pertemuan informal dengan INPEX Masela, Ltd sebagai operator Lapangan Gas Abadi di Blok Masela guna membicarakan penanganan dampak sosial kemasyarakatan.
“Dari pertemuan tersebut, Pemprov Maluku segera menyusun tim terpadu yang meliputi, kejaksaan, Kodam, kepolisian dan terpenting teman-teman dari kabupaten, seperti yang kita lakukan saat pembebasan lahan untuk bendungan Wai Apo,” ucap Kasrul kepada Siwalima.id melalui telepon selulernya, Selasa (10/2).
Tim terpadu ini kata Kasrul, akan melakukan asesmen atau penilaian di lapangan berupa tanaman milik masyarakat Lermatang hingga dampak kehilangan mata pencaharian sebagai akibat dari pembebasan lahan dimaksud.
Dampak sosial kemasyarakatan yang timbul dari pembebasan lahan seluas 662 hektar tersebut, akan diikuti dengan pembayaran kompensasi yang nilainya akan dihitung oleh appraisal atau penilai.
“Setelah asesmen selesai, maka tim appraisal akan menghitung kira-kira pembiayaannya berapa dan akan diselesaikan oleh INPEX Masela, Ltd kepada masyarakat,” ungkap Kasrul.
Kasrul berharap, proses pembentukan tim dapat berjalan-jalan dengan lancar, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama proses pengadaan tanah untuk kepentingan pengembangan Blok Masela dapat selesai.(S-20)