SIWALIMA.id > Berita
Pemprov Ingatkan Masyarakat Waspada Tawaran Kerja ke Luar Negeri
Daerah | Rabu, 20 Mei 2026 pukul 15:50 WIT

AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Provinsi Maluku mengingatkan seluruh masyarakat di daerah ini, untuk lebih waspada terhadap berbagai tawaran pekerjaan ke luar negeri.

Peringatan ini disampaikan, sebagai upaya Pemprov Maluku dalam melakukan pencegahan terhadap korban tindak pidana perdagangan orang dengan modus bekerja di luar negeri.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Maluku Rizal Latuconsina menjelaskan, pemprov 

tentu mendukung penuh Gerakan Nasional Migran Aman yang didorong Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Dukungan itu, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dalam mendorong perlindungan bagi masyarakat yang hendak bekerja ke luar negeri, agar dilakukan secara prosedural, aman dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami juga ingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai tawaran pekerjaan di luar negeri yang tidak jelas dan berpotensi menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ucap Rizal kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Selasa (19/5).

Menurut Rizal, melalui Gerakan Nasional Migran Aman, Pemprov Maluku minta seluruh masyarakat untuk memahami, pentingnya bekerja ke luar negeri secara prosedural, aman dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Masyarakat khususnya para pencari kerja, jangan mudah tergiur dengan tawaran bekerja di luar negeri dengan iming-iming pekerjaan yang tidak jelas tanpa melewati prosedur yang sah menurut hukum.

Pemprov Maluku, akan terus memperkuat sinergi bersama pemerintah pusat, BP3MI, Beku 4KT Maluku, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan, dalam upaya mencegah penempatan pekerja migran secara non-prosedural maupun tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat menjadi langkah penting agar calon pekerja migran memahami prosedur resmi sebelum memutuskan bekerja ke luar negeri,” jelas Rizal.

Upaya perlindungan terhadap pekerja migran kata Rizal, harus menjadi tanggung jawab bersama, sebab dengan migrasi yang aman, masyarakat dapat bekerja secara legal, terlindungi dan bermartabat.

Gerakan Nasional Migran Aman akan menjadi bagian dari kampanye nasional untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terkait pentingnya migrasi aman serta menekan praktik penempatan ilegal yang merugikan pekerja migran Indonesia.

“Gerakan ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan sistem perlindungan pekerja migran yang lebih baik, khususnya bagi masyarakat di Provinsi Maluku, sebab bagi kami migran aman akan membuat masyarakat menjadi sejahtera, menyongsong Indonesia emas 2045,” papar Rizal.(S-20)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps