AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Provinsi Maluku terus menaruh perhatian serius terhadap realisasi program Presiden Prabowo Subianto, khususnya Makan Bergizi Gratis di daerah terpencil.
Upaya memastikan program MBG ini dinikmati masyarakat di daerah terpencil bahkan telah ditindaklanjuti dengan pembentukan satuan tugas oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.
Plh Sekda Maluku, Kasrul Selang mengungkapkan berdasarkan infomasi masih ada beberapa daerah di wilayah terpencil dan terluar yang belum menikmati MBG.
Untuk memastikan penyaluran MBG dirasakan juga masyarakat diwilayah terpencil, gubernur kata Kasrul telah mengeluarkan surat keputusan nomor 2145 tahun 2025 tentang pembentukan satgas MBG.
“Wilayah Maluku ini kan banyak daerah terpencil dan untuk memantau penyaluran MBG disana maka pak Gubernur sudah membentuk satgas percepatan penyaluran MBG di wilayah terpencil,” ucap Kasrul kepada Siwalima di Kantor Gubernur, Kamis (4/12).
Menurutnya pembentukan satgas merupakan respon gubernur atas persoalan yang selama ini terjadi khususnya menyangkut penyaluran program MBG di Maluku.
Gubernur kata Kasrul ingin memastikan setiap program baik pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi Maluku harus berjalan dengan lancar, dan mendatangkan manfaat bagi masyarakat termasuk MBG.
Satgas yang dibentuk akan bertugas memantau prosedur pelaksanaan MBG di lapangan terutama implementasi dapur-dapur MBG yang akan dibangun di daerah terpencil di Provinsi Maluku.
“Satgas ini harus mengantisipasi lebih dini potensi persoalan yang berkaitan dengan MBG dengan tetap berkoordinasi dengan KPPG Maluku,” jelas Kasrul.
Kasrul menegaskan semua anak dan ibu hamil di Maluku termasuk di daerah terpencil harus menikmati program MBG sebagai bentuk upaya negara memastikan generasi Indonesia tumbuh sehat. (S-20)