AMBON, Siwalimanews – Pemerintah Kota Ambon menyerahkan bantuan stimulan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana baik itu banjir maupun kebakaran.
Bantuan ini diberikan kepada delapan perwakilan korban kebakaÂran di Gang Banjo Batu Merah dan 5 perwakilan warga yang terdampak longsor.
Dana stimulan senilai Rp 15 juta per kepala keluarga diserkan WaliÂkota Ambon Bodewin Wattimena saat apel pagi di Balai Kota, Senin (6/10).
Walikota mengaku bantuan yang diberikan merupakan kewajiban pemerintah untuk memastikan warga yang terkena dampak bencana alam maupun bencana non alam tertaÂngani dengan baik.
âIni juga sekaligus menjawab berbagai tanggapan yang disampaiÂkan oleh publik terkait penanganan bencana kebakaran dan yang terÂkena dampak bencana longsor ketika musim penghujan,â ungkap Walikota.
Ia berharap bantuan yang diberiÂkan dapat dimanfaatkan dengan baik. Paling tidak hal ini bisa memÂbantu masyarakat atau meringankan beban masyarakat.
âKita berharap bantuan ini bisa dimaksimalkan dengan baik yah paling tidak ada upaya untuk membaÂngun rumah dan lain-lain,â harapnya.
Mantan Sekretaris DPRD Maluku ini menambahkan dengan diserahÂkannya bantuan, maka seluruh warga yang terkena dampak bencana alam maupun bencana non alam di Kota Ambon sudah tertangani.
Ini Penjelasan Pemkot
Sebelumnya diberitakan, Pemkot Ambon menjelaskan warga perlu memahami perbedaan jenis bencana yang terjadi di Desa Hunuth dan Batu Merah.
Hal ini mesti diketahui warga kota sehingga tidak menimbulkan pemikiÂran atau tudingan yang mengatakan adanya ketimpangan kebijakan, pasca kebakaran di Desa Hunuth dan Gang Banjo, Batu Merah.
âYang pertama adalah perbedaan jenis bencana dimana kebakaran rumah di Desa Hunuth adalah bencana sosial yang diakibatkan tawuran pelajar pada 19 Agustus 2025, sedangkan di Negeri Batu Merah adalah bencana kebakaran pemukiman atau bencana non alam yang terjadi pada 20 Agustus, sehingga penanganannya berbeda,â katanya.
Pelaksana Tugas Kepala PelakÂsana BPBD Ambon Frits TatipikaÂlawan dalam rilis yang diterima Siwalima, Kamis (18/9).
Ia mengaku, untuk peristiwa kebaÂkaran di Desa Hunuth, Pemkot Ambon telah memfasilitasi upaya pembangunan kembali rumah-rumah warga yang terbakar, tercatat ada 17 unit rumah terbakar habis dan 9 unit rusak, selain itu 1 unit balai desa, 1 unit bengkel dan 1 unit kios terbakar.
Untuk kejadian di Hunuth dibenÂtuk tim namanya Banmas Kebakaran Hunuth. Langkah ini diambil waliÂkota karena ada perorangan dan peÂrusahaan yang bersimpati memberiÂkan donasi kepada warga disana.
âKemudian untuk pengerjaan pembangunan kembali rumah mereÂka yang terbakar, diserahkan ke pihak TNI melakui program TMÂMD,â jelanya.
Sementara untuk bencana kebaÂkaran pemukiman di Gang Banjo, Batu Merah, menurutnya Pemkot Ambon memang tidak membangun kembali rumah yang terbakar, tetapi memberikan bantuan stimulan pembangunan rumah.
âBantuan stimulan yang diberikan sebesar Rp 15 juta untuk setiap rumah yang terbakar, anggaranya diambon dari belanja tak terduga APBD Pemkot Ambon,â tandasnya.
Terpisah Sekretaris Dinas Sosial Kota Ambon Imelda Tahalela mengaku dana stimulan ini diberikan sebesar Rp 15 juta per rumah kepada warga Batu Merah siap dikucurkan saat SK nama-nama penerima ditandatangani waikota.
âKita tunggu SK ditandatangani oleh pak walikota, selanjutnya kita akan buat permintaan di BPKAD unÂtuk kemudian dicairkan bagi peneÂrima yang tercatat di SK tersebut. kemungkinan akan direalisasikan di bulan ini juga,â bebernya. (S-29)