BULA, Siwalima.id - Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur membiarkan bangunan cold storage di Kesui dan Sesar rusak parah dan tidak mampu diperbaiki.
Kondisi ini sudah terjadi sejak lama, bahkan Dinas Perikanan SBT tidak memiliki anggaran untuk melakukan perbaikan agar bisa digunakan oleh para nelayan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan SBT, Surahman ketika dikonfirmasi Siwalima di ruang kerjanya, Kamis (27/11) membenarkan hal tersebut.
Ia menjelaskan cold storage di SBT yang menjadi aset daerah. Ada dua untuk di Kesui dengan kapasitasnya 250 ton namun dalam kondisi tidak bisa dimanfaatkan.
Sementara cold storage di Sesar memiliki kapasitas penyimpanan sebanyak 30 ton juga dalam kondisi rusak.
“Kondisi tersebut berlangsung kurang lebih beberapa tahun terakhir, Sementara membangun sektor perikanan sarana prasarana cold storage memang dibutuhkan,” ungkapnya.
Keterbatasan anggaran menjadi salah satu faktor pemerintah tidak bisa melanjutkan perbaikan sarana dan prasarana perikanan yang ada di SBT.
Mengatasi hal tersebut, Bupati SBT Fachri Alkatiri sudah berkonsultasi dengan Dirjen Penguatan desain Perikanan, kementerian kelautan dan perikanan.
Sesuai petunjuk dari KKP, Dinas Perikanan sudah ketemu dengan salah satu investor yang punya keinginan untuk mengelola cold storage di Kesui.
“Mereka sangat berminat sekali untuk mengelola cold storage. Hanya saja pihak investor masih membutuhkan kajian-kajian terkait dengan data, apa yang kita siapkan. Salah satunya tentang kondisi cold storage saat ini. Kemudian Pelabuhan, jenis dan alat tangkap yang ada di Kesui,” terangnya.
Ia berandai, apabila sudah ada investor yang mau mengelola cold storage pihaknya menargetkan dalam sebulan mereka bisa men-dapatkan hasil tangkap kurang lebih 520 ton. “Kalau jalan, ini langkah yang bagus dalam menumbuhkan perekonomian. Terutama bagaimana meningkatkan pendapatan maupun kesejahteraan nelayan di Wakate dan sekitarnya,” harapnya.
Dikatakan, selain investor kami temui di Jakarta kemarin. Ada juga perusahaan berkedudukan di Bali yaitu PT. Berkasa Mudra Dewi Pantal sangat berminat kesini untuk mengelola cold storage yang ada di Kesui.
“Mereka sudah melakukan kunjungan beberapa tempat di Seram Timur, melihat potensi perikanan untuk berinvestasi di sektor perikanan. Jadi yang mereka kelola nanti bukan hanya ikan saja, tetapi hasil perikanan lain seperti udang, rumput laut dan dan lain-lain juga mau beli,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengaku dalam waktu dekat dinas akan akan mendatangkan teknisi untuk melihat kondisi cold storage di Wakate.
Sedangkan untuk cold storage yang ada di Sesar, PT. Cahaya Mas Cemerlang Jakarta pernah datang mengecek kondisinya di Sesar.
“Sampai hari ini kami terus bangun komunikasi tentang keseriusan. Pada prinsipnya mereka berkeinginan kesini, tapi masih melakukan kajian terkait pengelolaan cold storage tersebut,” urainya. (S-27)