SIWALIMA.id > Berita
Pemda Aru Luncurkan Program MBG
Online | Selasa, 7 Oktober 2025 pukul 02:58 WIT

DOBO, Siwalimanews – Pemerintah Kabupaten Aru meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipusatkan di SMA Yos Sudarso Dobo oleh Bupati Aru, Timotius Kaidel, Senin (6/10).

Peluncuran yang digelar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Bina Desa Lestari itu, dihadiri Wakil Bupati Mohammad Djumpa dan Forkopimda serta Kepala Korwil Badan Gizi Nasional Perwakilan Aru Jordan Samloy.

Bupati saat peluncuran itu mengatakan, program MBG ini difokuskan kepada 1000 penerima manfaat yang ada di empat sekolah dalam Kota Dobo.

“Empat sekolah yang dilaksanakan awal bagi 1000 penerima manfaat ini kita fokuskan di SMP dan SMA Yos Sudarso Dobo, SD Negeri 2 Dobo dan Paud Yedita,” ucap bupati

Pemenuhan gizi kata bupati, harus tepat sasaran, penyediaan menu lokal dan sehat, serta pemberdayaan ekonomi lokal (UMKM dan petani) untuk menciptakan efek berlipat ganda yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Program ini, bertujuan meningkatkan gizi anak dan ibu hamil, mendukung prestasi pendidikan, mengurangi kemiskinan, serta meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi daerah,” ujar bupati.

Sedangkan poin penting program MBG menurut bupati, fokus pada gizi dan kesehatan pemenuhan kebutuhan gizi memastikan kelompok sasaran, seperti balita, anak sekolah, ibu hamil dan ibu menyusui, mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk pertumbuhan dan perkembangan.

“Peningkatan perilaku sehat menanamkan kebiasaan makan sehat sejak dini dan menanggulangi masalah malnutrisi seperti kekurangan gizi, anemia dan stunting. Standar Gizi Seimbang, penyajian makanan yang memenuhi kebutuhan gizi harian, mengikuti prinsip “Isi Piringku” dengan gizi seimbang,” jelas bupati.

Selain itu, bupati mengaku, keamanan pangan menjamin makanan yang disajikan aman, berkualitas dan bebas dari zat berbahaya dengan pengawasan ketat.

“Melibatkan petani dan UMKM memberikan kesempatan kepada petani, peternak, nelayan dan UMKM untuk menjual hasil produksi mereka sebagai bahan baku makanan, sehingga menguatkan ekonomi daerah,” tandas bupati.

Program  ini lanjut bupoati, menciptakan jutaan lapangan kerja baru melalui pembangunan danpengoperasian SPPG serta rantai pasoknya.

Disamping itu, meningkatkan peredaran uang di desa, melalui pembelian bahan baku dari produsen lokal, sehingga mendongkrak perekonomian daerah.

“Dampak sosial dan pendidikan peningkatan prestasi siswa, anak-anak menjadi lebih fokus, bersemangat, dan ceria dalam belajar, sehingga meningkatkan partisipasi dan prestasi di sekolah,” tutur bupati.

Menurut bupati, dengan adanya MBG ini, dapat mengurangi beban pengeluaran rumah tangga bagi keluarga kurang mampu dalam menyediakan makanan bergizi.

“Jadi kegiatan ini difokuskan pada penerima manfaat yang paling membutuhkan untuk memastikan program tepat guna, serta penggunaan pangan lokal menggunakan bahan lokal untuk mendukung petani daerah, dan memperkenalkan cita rasa lokal,” imbuh bupati.

Ditempat yang sama Kepala Korwil BGN Perwakilan Aru Jordan Samloy dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan program MBG hari ini diawali dengan 1000 penerima, namun pihaknya mempunyai tugas dan tanggungjawab sebesar 35.000 penerima manfaat yang ada di Kabupaten Aru.

“Tentu ini menjadikan tantangan besar juga buat kita. Untuk itu, kita sebagai perwakilan Badan Gizi Nasional bersama Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Yayasan Bina Desa Lestari dan Kepala Satuan Pelayanan Aru serta mitra, mohon dukungan dari bapak bupati dan wakil, bapak kejari, ibu Ketua DPRD, bapak Danlanal dan seluruh perangkat yang terlibat dalam MBG ini,” ucap Samloy.(S-11)

BERITA TERKAIT