AMBON, Siwalima.id - DPD PDI Perjuangan Maluku mulai menggelar musyawarah anak cabang secara bertahap di 120 kecamatan di Provinsi Maluku, sebagai bagian dari konsolidasi organisasi pasca Kongres VI.
Sekretaris DPD PDIP Maluku, Nancy Purmiasa menjelaskan, tahapan konsolidasi dimulai setelah penyelesaian konferda tingkat provinsi dan konferensi cabang di seluruh kabupaten/kota.
“Kami akan sampaikan, bahwa dalam fase konsolidasi organisasi PDIP pasca kongres VI, sebagaimana teman-teman ketahui, kita sudah selesaikan konferda di tingkat provinsi dan kemudian konferensi cabang di seluruh kabupaten kota,” ucap Purmiasa kepada wartawan di Sekretariat DPD PDIP Maluku, Jumat (8/5).
Menurutnya, saat ini PDIP Maluku telah menyelesaikan proses penjaringan dan penyaringan calon ketua pimpinan anak cabang (PAC) di 120 kecamatan.
“Fit and proper test sudah selesai, tes tertulis dan wawancara juga sudah selesai, dan kami secara bertahap sudah melakukan rapat pleno untuk memutuskan satu orang ketua PAC dan dua calon fungsionaris PAC,” tutur Nancy.
Ia juga mengaku, musancab pertama akan dimulai nanti pada, Sabtu (9/5) di Kota Ambon yang pelaksanaannya serentak pada lima PAC di Hotel Pacific.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan di Kabupaten Maluku Tengah, khususnya wilayah Pulau Ambon, seperti Leihitu, Leihitu Barat dan Salahutu yang dipusatkan di Negeri Asilulu.
Proses pembentukan struktur partai akan terus dilakukan secara bergelombang hingga seluruh kecamatan di Maluku memiliki kepengurusan PAC definitif.
“Target kami bulan Mei, paling terlambat bulan Juni, 120 PAC yang ada di Maluku ini sudah harus tuntas,” tandas Nancy.
Menurutnya, pembentukan struktur partai hingga tingkat bawah menjadi prioritas utama PDIP untuk memperkuat kerja-kerja kerakyatan.
“Kerja-kerja PDIP ini bukan kerja yang berbasis pada figuritas seseorang, tapi kekuatan utama kami adalah kekuatan mesin partai,” tandas Nancy.
Selain Musancab, PDIP Maluku juga akan melanjutkan pembentukan kepengurusan partai di tingkat ranting yang jumlahnya mencapai lebih dari seribu desa dan negeri di Maluku.(S-26)