AMBON, Siwalima.id - Pasca Idul Fitri Wakil Walikota Ambon, Ely Toisuta kembali menjalankan program Jumat Berbagi, dengan menyasar para pengemudi ojek di kawasan Pohon Mangga Air Salobar dan Slamet Riyadi, Jumat (27/3).
Tanpa seremoni berlebihan, kehadiran orang nomor dua di Kota Ambon ini langsung di tengah masyarakat kecil menjadi kontras dengan pola birokrasi yang kerap dinilai lebih banyak wacana dibanding aksi nyata.
Kegiatan tersebut, bukan sekadar rutinitas simbolik, wawali hadir langsung, menyapa dan berbincang dengan para pengemudi ojek yang adalah kelompok sering berada dipinggirkan dari kebijakan.
“Selamat merayakan Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” ucap wawali saat menyapa para tukang ojek.
Sebanyak 60 paket sembako dibagikan dalam kegiatan tersebut. Meski nilainya tidak besar, bantuan itu dirasakan langsung manfaatnya oleh para penerima.
Sejumlah pengemudi ojek mengaku, terbantu dan menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan.
Namun lebih dari sekadar pembagian bantuan, langkah wawali ini juga, memantik perhatian publik.
Muncul pertanyaan, apakah pola kepedulian seperti ini akan menjadi budaya baru dalam pemerintahan atau hanya berhenti pada figur tertentu.
Menanggapi hal itu, wawali menegaskan, program Jumat Berbagi akan terus dijalankan secara konsisten. Bahkan ia juga menginisiasi Minggu Berbagi bagi masyarakat Kristiani sebagai bentuk penguatan kebersamaan lintas iman di Kota Ambon.
“Jangan dilihat dari nilainya, tetapi dari niat untuk membantu. Pemerintah harus hadir, bukan hanya dalam kebijakan, tetapi di tengah masyarakat,” tandas wawali.
Langkah ini menjadi pengingat, bahwa ditengah berbagai persoalan kota, kehadiran langsung pemimpin tetap menjadi hal yang paling dirindukan masyarakat.(Mg-1)