AMBON, Siwalimanews – Dipastikan dalam waktu dekat militer Australia akan menggelar latihan bersama dengan prajurit Kodam XV Pattimura.
Rencana latihan militer bersama itu, ditandai dengan kunjungan Atase Pertahanan Australia yang dipimpin BriÂgadier Micah Batt didampingi asistennya Warrant Officer Class 2 (WO2) Rachel PidÂgeon ke Kodam XV Pattimura.
âKunjungan ini untuk berkoordinasi berkaitan deÂngan rencana akan dilaksanaÂkan kegiatan latihan bersama dengan TNI di Pulau Morotai Maluku Utara pada November 2026 mendatang, diantaÂraÂnya materi latihan penaÂnggulangan bencana alam, â jelas Kasdam Pattimura BrigÂjen Nefra Firdaus, usai meÂnerima Atase Pertahanan Australia di Lobby Makodam Pattimura, Senin (20/10).
Brigjen Nefra juga mengÂaku, selain soal latihan, kunÂjungan yang dilakukan juga untuk mempererat hubungan kerja sama antara Australia dan Indonesia, khususnya di wilayah Maluku dan Maluku Utara.
âYa, selain agenda latihan, kunjungan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan kerja sama antara Australia dan Indonesia, khususnya di wilaÂyah Maluku dan Maluku Utara yang selama ini sudah memiliki hubungan yang baik, apalagi tadi mengawali pembicaraan Brigadier Micah Batt memperkenalkan diri dan menjeÂlaskan bahwa beliau pernah mengÂenyam pendidikan Sesko TNI, â ungkap Brigjen Nefra.
Brigjen Nefra, memberikan apreÂsiasi atas waktu dan kesempatan dari Athan Australia bersilaturahmi ke Kodam XV Pattimura. Bahkan ia menyambut baik atas rencana terÂsebut, lantaran akan memberikan dampak positif selain TNI juga masyarakat sekitarnya.
âKunjungan ini akan membawa dampak positif ke masyarakat, tadi dijelaskan tentang kondisi geografi dan wilayah tempat latihan nantinya yang merupakan wilayah Korem 152 Baabullah dan Pulau Morotai meruÂpakan salah satu daerah dengan hisÂtoris bersejarah yang mana pernah menjadi zona perang pada perang dunia II, â tandas Brigjen Nefra.
Ia berharap lewat latihan bersama itu, kesiap siagaan akan penangguÂlangan bencana alam di Maluku dapat meningkat.
Dukung Pembangunan
Terpisah, Duta Besar Australia unÂtuk Indoensia Rod Brazier menemui Gubenrur Maluku Hendrik LeweÂrissa, Senin (20/10).
Usai bertemu gubernur Rod Brazier mengaku, Pemerintah Australia siap mendukung upaya Gubernur Hendrik Lewerissa dalam membaÂngun Maluku.
Pasalnya, sebagai historis, PemeÂrintah Australia memiliki hubungan erat dengan Pemerintah Indonesia, termasuk didalamnya Pemerintah Provinsi Maluku.
Hubungan yang erat ini, telah diÂbukÂtikan dengan kerjasama yang terÂjalin selama ini dengan adanya program sinergi dan kolaborasi untuk AkÂselerasi Layanan Dasar atau SKALA.
âIni kunjungan pertama saya di Maluku dan sebagai wujud memperÂtegas sikap kami untuk mendukung Pemerintah Provinsi Maluku dibaÂwah kepemimpinan Gubernur HenÂdrik Lewerissa,â ucap Brazier kepaÂda wartawan di Kantor gubernur usai bertemu Gubernur Hendrik Lewerissa, Senin (20/10).
Brazier mengaku, kedepan PemeÂrintah Australia berkomitmen untuk mendukung penuh Pemerintah ProÂvinsi Maluku dengan berbagai program utama, baik dibidang pendidiÂkan maupun kesehatan.
Salah satu bentuk dukungan disekÂtor pendidikan akan dilakukan dengan memperkuat program beaÂsiswa bagi anak-anak Maluku agar mendapatkan akses pendidikan yang lebih luas.
Tak hanya itu, Pemerintah Australia juga akan mendukung penuh upaÂya gubernur untuk hilirisasi sumÂber daya alam, khususnya di sektor pertanian, peternakan dan perikaÂnan, mengingat Maluku merupakan daerah yang kaya akan sumber daya perikanan dan pertanian.
âHubungan antara Australia dan Indonesia sangat dekat dan kerjaÂsamanya pun sangat bagus, apalagi dengan Maluku itu lebih dekat lagi, jadi kami siap mendukung rencana pak gubernur,â ucap Brazier.
Brazier berharap, dengan kerjaÂsama yang lebih erat antara PemeÂrintah Australia dan Indonesia akan berdampak secara langsung bagi Maluku melalui dukungan sejumlah program. (S-10/S-20)