AMBON, Siwalimanews – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi berjanji akan melakukan pembenahan pada sistem transportasi agar terhubung dan terintegrasi guna memperkuat ketahanan pangan, menopang ketahanan energi hingga mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Transportasi berperan penting dalam kehidupan bernegara dan pondasi penting untuk mewuÂjudkan visi Indonesia emas 2045.
Hal ini diungkapkan Menhub dalam sambutannya yang dibacakan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa pada perayaan hari perhubungan nasional (Harhubnas) yang berlangsung di Kantor Distrik Navigasi Kelas I Ambon.
Menhub mengatakan transportasi berperanan penting dalam kehidupan bernegara karena transportasi yang terhubung dan terintegrasi akan memperkuat ketahanan pangan, menopang ketahanan energi hingga mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Kami akan memperkuat penyediaan layanan publik yang merata, biaya logistik yang terjangkau serta perlindungan yang layak bagi para pengemudi, operator dan pekerja transportasi di seluruh nusantara, kata Menhub dalam sambutan yang dibacakan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa saat perayaan hari perhubungan nasional yang dipusatkan di Kantor Navigasi Kelas 1 Ambon, Rabu (17/9).
Dikatakan saat ini bangsa menghadapi tantangan besar dimana situasi geopolitik global yang penuh ketidakpastian meÂ-nuntut bangsa ini memperÂkuat kemandirian logistik nasional.
Selain itu, momentum Harhubnas harus menjadi bukti bahwa sektor transportasi hadir untuk rakyat, bekerja dengan hati, dan melayani dengan sepenuh jiwa.
Menurutnya sektor transportasi juga akan mendorong gerak perekonomian bangsa melaju lebih pesat.
Untuk itu penerapan sistem transportasi cerdas berbasis teknologi digital harus terus dikembangkan untuk meningÂkatkan keselamatan, efisiensi, dan kenyamanan layanan.
âTransportasi juga harus semakin ramah lingkungan, berkeadilan dan menjangkau hingga daerah terpencil serta wilayah perbatasan,â bebernya.
Selain itu setiap sarana dan prasarana transportasi yang terbangun tidak boleh hanya terbangun secara fisik, tetapi benar-benar beroperasi optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Diakui Menhub masih banyak hal lainnya yang perlu benahi bersama-sama demi kemajuan sektor transportasi dan juga demi kesejahteraan masyarakat.
âKita berharap dengan momentum Harhubnas pengelolaan transportasi semakin baik untuk kesejahteraan masyarakat,â harapnya.
Perbaiki Pelayanan Publik
Sementara itu, perayaan Hari Perhubungan Nasional juga berlangsung di Kabupaten Kepulauan Aru, yang dipimpin Wakil Bupati Muhammad Djumpa, di Pelabuhan Yos Sudarso, Dobo, Rabu (17/9).
Dalam sambutan Menteri Perhubungan yang dibacakan Wabup, masyarakat meminta agar dilakukan perbaikan pelayanan transportasi.
âPublik menuntut transparansi, akuntabilitas, dan perbaikan pelayanan. Belum lama ini kita mendengar adanya desakan masyarakat bertajuk 17 + 8 yang utamanya menyasar perbaikan dari sisi-sisi ekonomi melalui pemberian upah yang wajar dan berkeadilan,â ujarnya.
Menghadapi berbagai tantangan tersebut, pihaknya perlu meningkatkan rasa empati, perkuat penyediaan layanan publik yang merata, biaya logistik yang terjangkau, serta perlindungan yang layak.
âInilah saatnya kita membuktikan diri bahwa sektor transportasi hadir untuk rakyat, bekerja dengan hati, dan melayani dengan sepenuh jiwa,â janjinya.
Dijelaskan, salah satu program akselerasi yang dilakukan tahun 2025 adalah program padat karya tunai atau cash for work melalui Kemenhub dan Kementerian Pekerjaan Umum dalam bentuk upah harian.
âHal tersebut tentunya harus kita siapkan dan laksanakan sebaik mungkin sebagai upaya nyata sektor perhubungan untuk mengambil peran dalam percepatan pertumbuhan ekonomi, karena seluruh agenda nasional sangat bergantung pada transportasi yang efisien, terintegrasi dan berkeadilan,â ungkapnya. (S-20/S-11)