AMBON, Siwalima.id - Tim Analisis dan Evaluasi SSDM Polri meninjau langsung proses pemeriksaan kesehatan tahap I bagi calon bintara tahun 2026 yang dipusatkan di Mapolda Maluku.
Rilis Humas Polda Maluku, yang diterima Rabu (22/4) menyebutkan, kegiatan yang berlangsung di Gedung Faisal Heluth, SPN Polda Maluku, Selasa (21/4), dipimpin oleh Ketua Tim, Brigjen Tri Bisono Soemiharso.
Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis.
Tri Bisono menjelaskan, hari pertama evaluasi, tim melakukan analisis terhadap proses seleksi yang diikuti 104 peserta calon Brigadir Polisi Tugas Umum (PTU).
Pemeriksaan kesehatan lanjutnya merupakan tahapan penting dalam menjaring calon anggota Polri yang memiliki kesiapan fisik dan mental.
“Kami ingin memastikan proses seleksi berlangsung objektif dan bebas dari penyimpangan,” ujarnya.
Pelaksanaan Rikkes tahap I dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 21-30 April.
“Tim Anev juga melakukan pengecekan langsung di setiap pos pemeriksaan, mulai dari administrasi hingga pemeriksaan medis,”ujarnya.
Selain itu, pengawasan berlapis turut diterapkan dengan melibatkan unsur internal seperti Itwasda dan Bidang Propam guna menjaga integritas proses seleksi.
Ketua Panitia Daerah, Kombes Jemi Junaedi menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga transparansi dan profesionalisme rekrutmen.
“Kami memastikan seluruh peserta diperlakukan secara adil dan tidak ada ruang bagi praktik penyimpangan,” katanya.
Sementara itu, pada hari ketujuh pelaksanaan Rikkes, Irwasda Polda Maluku, Kombes I Made Sunarta kembali melakukan peninjauan guna memperketat pengawasan.
Ia menekankan seluruh proses harus berjalan sesuai prosedur dan menjunjung tinggi transparansi. “Hari ketujuh ini menjadi momentum untuk memastikan tidak ada celah penyimpangan dalam setiap tahapan,” ujarnya. (S-25)