SIWALIMA.id > Berita
Lewerissa: Keluarga Jadi Basis Utama Penurunan Stunting
Online | Jumat, 21 November 2025 pukul 17:29 WIT

AMBON, Siwalima.id - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Maya Bebby Lewerissa menegaskan, pentingnya peranan keluarga, sebagai basis utama penurunan angka prevalensi stunting di Maluku.

Pasalnya, ditengah kondisi tingkat prevalensi stunting di Maluku yang mencapai 28 persen, tentu membutuhkan peran dari keluarga, khususnya kesadaran untuk memperhatikan kesehatan dan pola asuh.

Persoalan stunting di Maluku saat ini, tidak boleh dipandang sebelah mata, tetapi membutuhkan kolaborasi, mulai dari program hingga membangun kesadaran dari masing-masing keluarga.

"Untuk menekan akan stunting tentu sangat penting kesehatan keluarga, namun faktanya masih ada keluarga yang belum memiliki kesadaran tentang bahaya stunting yang akan mengancam masa depan generasi Maluku," ucap Lewerissa saat menghadiri lomba gerakan keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana stunting tingkat provinsi yang dipusatkan di Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon, Jumat (21/11).

Menurutnya, pembangunan keluarga bertujuan mewujudkan keluarga yang berkualitas dan berketahanan melalui intervensi berkelanjutan pada setiap tahapan kehidupan.

Kesadaran inilah, yang menjadi dasar komitemen PKK sebagai mitra strategis pemerintah, sekaligus ujung tombak pemberdayaan kesejahteraan keluarga di tingkat desa dan kelurahan.

Disisi lain, pelaksanaan program-program intervensi penurunan stunting oleh PKK tidak akan berjalan baik, jika kader-kader tingkat desa/kelurahan tidak aktif, sebab peran kader sangat menentukan peningkatan kualitas hidup keluarga.

“Karenanya Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana ini, bertujuan membangun keluarga dan lingkungan yang sehat melalui pilot project di bidang kesehatan, pelestarian lingkungan hidup dan perencanaan keluarga sehat,” tegas Lewerissa.

Program ini kata Lewerissa, mengedepankan strategi menggerakkan, mengedukasi, dan membina masyarakat agar mandiri dalam menjaga kesehatan dan lingkungannya.

Tak hanya itu, gerakan ini mendorong keluarga, agar mampu menolong dirinya sendiri dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat, baik dari sisi fisik, manusia maupun lingkungan.

"Kita berharap dengan lomba gerakan keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana stunting tingkat provinsi akan  jadi momentum memperkuat sinergi antara TP-PKK provinsi dan kabupaten/kota untuk mempercepat upaya penurunan stunting di Maluku,” harap Lewerissa.(S-20)

BERITA TERKAIT