AMBON, Siwalima.id - Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy menyebut program pembinaan mental dan spiritual mahasiswa penting dilakukan.
Upaya ini juga dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang utuh, tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.
Program ini mampu menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus menciptakan suasana akademik yang damai dan kondusif,” kata Leiwakabessy dalam rilis yang diterima Siwalima, Rabu (25/3).
Ia menjelaskan, dalam dua tahun terakhir program penguatan mental dan spiritual dijalankan secara konsisten.
Kegiatan ini juga dikoordinasikan oleh pihak rektorat pada Minggu pertama setiap bulan, kemudian dilanjutkan oleh fakultas-fakultas di lingkungan kampus pada minggu berikutnya.
Ketenangan batin lanjutnya serta keharmonisan kehidupan kampus berakar dari kekuatan iman dan spiritualitas individu.
“Apabila keimanan dan spiritualitas kita kuat, maka berbagai persoalan dapat dihadapi dengan bijaksana. Berbagai keberkahan juga akan mengikuti apabila kita memiliki mental dan spiritual yang kokoh,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan dalam kehidupan selalu ada dua sisi yang berjalan beriringan, yakni kebaikan dan tantangan. Namun, dinamika tersebut tidak boleh menjadi sumber perpecahan, melainkan harus disikapi dengan kedewasaan serta saling menghargai.
Pada kesempatan itu rektor juga memberikan apresiasi kepada Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat dan Alumni yang dinilai aktif mengelola berbagai dinamika kemahasiswaan.
“Setiap upaya yang dilakukan demi kebaikan institusi akan memberikan hasil yang sepadan,” jelasnya.
Dirinya berharap seluruh mahasiswa dapat terus mengembangkan diri menjadi insan cendekia yang tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki integritas moral dan budi pekerti.(S-25)