AMBON, Siwalima.id – Pengurus KONI Kota Ambon periode 2025-2029 yang dinahkodai Bodewin Wattimena, resmi dilantik oleh Ketua Umum KONI Maluku, MAS Latuconsina, Sabtu (18/4).
Pelantikan yang berlangsung di salah satu hotel itu, Latuconsina memberikan apresiasi dan harapan besar terhadap kepengurusan baru KONI Kota Ambon.
Bahkan ia menilai, terbentuknya kepengurusan KONI Kota Ambon memberikan keringanan bagi KONI Maluku, mengingat Ambon selama ini menjadi salah satu daerah penyumbang atlet terbanyak di Maluku.
“Dibandingkan 11 kabupaten/kota lainnya di Maluku, Kota Ambon selalu memberi kontribusi besar terhadap lahirnya atlet-atlet berprestasi, baik di tingkat daerah maupun nasional,” tandas Latuconsina.
Ia mengaku, Kota Ambon merupakan salah satu lumbung atlet nasional. Selama ini Ambon selalu memberikan sumbangan atlet terbanyak dan berprestasi.
Pelantikan pengurus ini, bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi awal pergantian kepemimpinan, sekaligus momentum konsolidasi untuk memperkuat pembinaan olahraga di ibu kota Provinsi Maluku tersebut.
“Saya berharap kepemimpinan baru KONI Kota Ambon dibawah kepemimpinan Bodewin Wattimena mampu membawa perubahan positif dan meningkatkan prestasi olahraga di daerah ini,” ujar Latuconsina.
Menurutnya, olahraga tidak hanya bertujuan mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana pemersatu masyarakat, untuk itu dirinya mengingatkan, bahwa Ambon memiliki sejarah panjang sebagai kota yang pernah dilanda konflik, sehingga olahraga dapat dijadikan medium silaturahmi dan integrasi sosial antar warga.
“Olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga bisa menjadi ajang mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat,” tandas Latuconsina.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung sejumlah agenda olahraga yang akan dihadapi ke depan, baik tingkat regional maupun nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat dan berkolaborasi dengan Provinsi DKI Jakarta.
Sebelum masuk pada event itu, KONI Maluku juga akan menggelar Pekan Olahraga Provinsi Maluku (Popmal) sebagai ajang seleksi atlet menuju event nasional berikutnya.
Ia mengaku, kondisi prestasi olahraga Maluku saat ini tengah mengalami penurunan. Karena itu, dibutuhkan langkah strategis dan kerja bersama seluruh pihak untuk mengembalikan kejayaan Maluku di pentas olahraga nasional.
“Prestasi olahraga kita hari ini bukan sekadar menurun, tetapi benar-benar terpuruk. Karena itu kita harus bekerja keras mengembalikan nama besar Maluku di kancah nasional,” pinta Latuconsina.
Latuconsina minta agar kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan sangatlah penting, agar Ambon dapat menjadi contoh pengembangan olahraga di Provinsi Maluku.
“Dengan dukungan semua pihak di bawah kepemimpinan Walikota Ambon Bodewin Wattimena, saya yakin kota ini bisa menjadi contoh dalam pembangunan olahraga di Maluku,” cetus Latuconsina.(Mg-1)