SIWALIMA.id > Berita
Kunjungan Wisatawan ke Maluku 2025 Tumbuh 19 Persen
Online | Rabu, 11 Februari 2026 pukul 14:23 WIT

AMBON, Siwalima.id - Dinas Pariwisata Provinsi Maluku mencatat, terjadi peningkatan kunjungan wisatawan manca negara dan nusantara selama tahun 2025 sangat signifikan.

Pasalnya, selama tahun 2025, jumlah wisatawan manca negara yang mengunjungi Maluku sebanyak 14.225 atau mengalami kenaikan 1.130 orang, dibandingkan tahun 2024 yang hanya sebanyak 13.098 orang.

Sementara untuk kunjungan wisatawan nusantara selama tahun 2025 juga mengalami kenaikan sebanyak 6.674 orang dari 389.745 di tahun 2024 menjadi 396.419.

“Kita bersyukur, karena ditengah kondisi ekonomi global dan Indonesia yang tak pasti, kunjungan wisatawan baik manca nagera maupun nusantara justru menunjukkan tren pertumbuhan yang luar biasa sebesar 19 persen. Ini capaian baik,” ucap Kadis Parawisata Maluku, Achmad Jais Ely kepada Siwalima.id melalui telepon selulernya, Rabu (11/2).

Menurutnya, sepanjang tahun 2025, Dinas Pariwisata mencatat, berbagai capaian strategis pembangunan sektor pariwisata yang menjadi bagian dari visi pemerintahan Lawamena, yakni mewujudkan transformasi menuju Maluku maju, adil dan sejahtera menyongsong Indonesia emas 2045.

Fokus pembangunan pariwisata diarahkan pada penguatan destinasi unggulan dan peningkatan kontribusi terhadap PAD melalui penataan dan pengelolaan destinasi seperti Pantai Hunimua Liang, Pantai Namalatu dan Kawasan Gong Perdamaian Dunia.

“Pelayanan maksimal yang kita berikan telah berdampak pada jumlah pengunjung wisata yang bertambah, artinya sektor pariwisata telah berperan lebih besar bagi PAD Maluku,” ujar Jais.

Jais mengaku, jumlah PAD yang dicapai dari tiga destinasi wisata unggulan tersebut, juga mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2024 pendapatan hanya sebesar Rp584.418.500 mengalami kenaikan menjadi Rp.721.103.500 di tahun 2025.

Disisi lain sebagai bentuk pendekatan inovatif, Dinas Pariwisata terus memperkuat kemitraan melalui program tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility, termasuk bekerja sama dengan TP-PKK Maluku dengan program gempar atau gerakan emansipasi pariwisata, dalam mempromosikan pariwisata Maluku.

“Kolaborasi ini mendukung perbaikan fasilitas destinasi sarana, sanitasi, kebersihan ruang publik dan penguatan identitas visual. Langkah ini menegaskan komitmen dunia usaha dalam membangun pariwisata Maluku yang ramah," tegasnya.

Ia memastikan, Dinas Pariwisata akan terus berupaya agar ditahun 2026 ini kunjungan wisatawan semakin meningkat, sehingga dapat berdampak pada peningkatan pendapatan bagi daerah.(S-20)

BERITA TERKAIT