SIWALIMA.id > Berita
Komisi II Nilai Pelayanan SPBU di Tiakur Buruk
Online | Jumat, 8 Agustus 2025 pukul 02:29 WIT

AMBON, Siwalimanews – Komisi II DPRD Provinsi Maluku menilai pelayanan pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak di Kota Tiakur, Kabupaten Maluku Barat Daya sagatlah buruk.

Bagamaina tidak, hingga kini pengisian BBM di SPBU tersebut, masih dilakukan secara manual menggunakan ember, bukan melalui dispenser otomatis, sebagaimana standar operasional SPBU Kompak Satu Harga

“Ini model pengisian zaman dulu, disendok pakai ember seperti jual minyak tanah. Tidak layak, apalagi ini sudah dua tahun beroperasi,” tandas Wakil ketua Komisi II DPRD Maluku John Laipeny kepada Siwalimanews di Baileo Rakyat Karang Panjang, Kamis (78).

Menurutnya, selain metode pengisian yang primitif, antrean panjang dan jam operasional SPBU yang juga tidak menentu.

“Kadang buka jam 09.00 WIT, terkadang lebih siang. Tutup pun sesuka hati. Seharusnya SPBU buka minimal dari pukul 08.00 sampai 15.00 WIT,” tegas Laipeny.

SPBU Kompak di Tiakur menurut Laipeny, merupakan hasil relokasi dari Pulau Tiakur. Namun, selama dua tahun beroperasi, pelayanan SPBU tersebut dinilai tidak menunjukkan perbaikan signifikan.

Ia juga menyesalkan ketidakhadiran pengelola SPBU dalam rapat tersebut. Surat undangan yang dilayangkan DPRD tidak sampai ke pemilik resmi Martin Luther, yang disebut berdomisili di Surabaya. Sementara operasional harian SPBU dijalankan oleh seseorang bernama Pak Jams.

“Pertamina memang katakan secara legal SPBU ini sudah memenuhi syarat. Tapi fakta lapangan jelas menunjukkan pelayanan sangat buruk. Bahkan, pengawasan hampir tidak ada,” beber Laipeny.

Untuk itu, Komisi II mendesak Pertamina untuk segera melayangkan surat resmi kepada pengelola SPBU, sekaligus memberikan teguran tegas atas buruknya layanan yang merugikan masyarakat.

Menanggapi hal itu, Sales Manager Pertamina Afif berjanji, pihaknya akan segera turun ke lapangan untuk memantau langsung dan meminta pengelola segera memperbaiki pelayanan serta jam operasional sesuai standar SPBU Kompak Satu Harga.(S-26)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps