AMBON, Siwalimanews – Kapal Motor Penyeberangan Egron milik Pemkab Kepulauan Tanimbar, terbakar saat berlabuh di perairan Saumlaki, Sabtu (2/8).
Namun, berkat kesigapan personel Polsek Tanimbar Selatan bersama warga dan instansi terkait, api berhasil dipadamkan dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Kebakaran yang terjadi pada siang hari itu, berawal dari bagian atas kapal, tepatnya di ruang kemudi yang menyebabkan ruang kemudi (anjungan) kapal hangus terbakar. Saat kejadian itu, kapal naas tersebut, sementara berlabuh di perairan depan Pasar Ikan Saumlaki.
Kapolsek Tanimbar Selatan Iptu Herpin Sima dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Senin (4/8) menjelaskan, bahwa pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari warga.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami bersama Wakil Bupati Juliana Katharina Ratuanak, anggota Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP), serta warga langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman. Kami menggunakan satu unit mesin alkon milik pedagang sekitar untuk memadamkan api,” jelas kapolsek.
Untuk penyebab kebakaran, hingga kini belum diketahui. Namun, tim identifikasi dari Polres Tanimbar masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber api.
KMP Egron sendiri diketahui telah lama tidak beroperasi karena mengalami kerusakan sejak tahun 2023 dan dibiarkan berlabuh tanpa aktivitas di perairan tersebut.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun seluruh ruang kemudi kapal hangus terbakar. Nilai kerugian masih dalam pendataan,” tulis kapolsek.
Kapolsek juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak, termasuk warga yang turut membantu proses pemadaman.
Menurutnya, respons cepat Polri dalam menangani situasi darurat seperti ini, adalah bentuk pelayanan prima kepada masyarakat.
“Kesigapan dan solidaritas antara aparat dan masyarakat menjadi bukti pentingnya sinergi dalam menghadapi bencana. Hingga kini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tetap terpantau aman dan kondusif,” tutup kapolsek.(S-25)