AMBON, Siwalimanews – PT Global Emas Bupolo Buru berniat mengelola sektor pertambangan di Provinsi Maluku.
Mereka tidak sendiri sendiri tetapi menggandeng Universitas Pattimura lewat penandatanganan MoU yang berlangsung di ruang kerja Rektor Unpatti, Rabu (20/8).
âKerja sama ini menjadi langkah awal menuju sinergi di bidang Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kata Rektor Unpatti Fredy Leiwakabessy dalam rilisnya, Kamis (21/8).
Menurut Rektor pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya terkait penyiapan dokumen, baik mengenai rekrutmen maupun kajian pengembangan potensi sumber daya alam di Maluku.
âKerja sama ini diharapkan dapat berjalan lebih teratur, memiliki dasar hukum yang jelas, serta memberi tanggung jawab yang lebih terukur ke depan,â katanya.
Ia menjelaskan, sebelumnya Unpatti juga telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait pengendalian dan pengelolaan lingkungan hidup.
Unpatti bahkan mendapat mandat untuk menyiapkan dokumen strategis pengelolaan lingkungan, mengingat maraknya eksploitasi sumber daya alam yang kerap mengabaikan kualitas ekologi manusia.
âMelalui MoU ini, diharapkan dua pihak dapat mengawal dan mengontrol pemanfaatan sumber daya lingkungan secara baik dan sesuai ketentuan, sehingga potensi yang dimiliki dapat terjaga serta dimanfaatkan secara berkelanjutan bagi generasi mendatang,â jelasnya.
Sementara itu Dirut PT GEB, Mansur Lataka, menyambut baik kerja sama ini.
Ia menyatakan, Unpatti memiliki peran penting untuk mengawasi sekaligus memberikan bimbingan terhadap pemanfaatan sumber daya alam agar pengelolaannya sesuai aturan dan berkelanjutan.
âKerja sama ini bukan hanya soal pengelolaan, tetapi juga membuka ruang bagi perguruan tinggi untuk turut serta dalam memastikan keberlanjutan lingkungan,â ujarnya. (S-25)