AMBON, Siwalima.id - Kapolda Maluku, Irjen Dadang Hartanto memastikan seleksi penerimaan Bintara Brimob Polri Panda Maluku tahun 2026 bersih, transparan, objektif, dan akuntabel.
Hal ini disampaikan jenderal bintang dua saat meninjau pelaksanaan CAT akademik dalam proses seleksi penerimaan Bintara Brimob Polri Panda Maluku di Lab komputer SMA Negeri 2 Ambon, Minggu (30/11).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi Karo SDM Polda Maluku, Kabid TIK, beserta unsur pengawas internal dan eksternal.
Rombongan meninjau secara menyeluruh kesiapan perangkat komputer, sistem CAT, verifikasi peserta, hingga mekanisme pengawasan selama tes berlangsung.
Kapolda memastikan seluruh sarana pendukung berfungsi dengan baik sehingga tidak mengganggu konsentrasi peserta.
Ia juga mengecek secara langsung penerapan standar operasional prosedur selama proses seleksi berlangsung, termasuk jaminan bahwa setiap peserta mendapatkan kesepatan yang sama.
“Pelaksanaan seleksi harus benar-benar dijaga integritasnya. Rekrutmen anggota Polri, khususnya Bintara Brimob, sangat disorot publik sehingga panitia wajib bekerja profesional dan disiplin,” terang Kapolda.
Ia menekankan tidak boleh ada ruang bagi praktik percaloan maupun bentuk pelanggaran lainnya.
Menurutnya, keberadaan pengawas internal dan eksternal merupakan instrumen penting untuk memastikan setiap proses berlangsung transparan.
Kepada para peserta, ia berpesan agar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh dan percaya pada kemampuan sendiri.
Kapolda juga mengingatkan agar peserta tidak mudah terpengaruh oleh oknum yang menawarkan janji kelulusan.
“Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara terbuka, menggunakan sistem penilaian komputerisasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Jangan percaya pada janji siapapun,” ingatnya.
Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Selain itu, sebanyak 244 peserta seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Panda Polda Maluku Tahun 2026 menjalani pemeriksaan kesehatan, Senin (1/12).
Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi SIP, yang bertujuan memastikan kesiapan fisik, mental, dan kesehatan para peserta sebelum mengikuti tahapan berikutnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Karo SDM Polda Maluku Kombes Djemi Junaidi serta Kabid Dokkes Polda Maluku, M. Faisal Zulkarnaen.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi dalam rilisnya, menyampaikan total peserta yang menjalani pemeriksaan kesehatan sebanyak 244 orang, terdiri dari 234 polisi laki-laki (Polki) dan 10 polisi wanita (Polwan).
“Hari ini sebanyak 244 peserta seleksi SIP Tahun 2026 mengikuti pemeriksaan kesehatan lengkap,” ujarnya.
Jenis pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah, tes darah lengkap, pemeriksaan tinggi dan berat badan, elektrokardiogram (EKG), rontgen, uji urin, hingga pemeriksaan kejiwaan.
Ia menambahkan, Kapolda menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam penyelenggaraan seleksi SIP.
Kapolda juga mengingatkan agar seluruh tahapan dilakukan tanpa praktik percaloan dan bebas dari biaya tidak resmi.
“Bapak Kapolda menegaskan pentingnya pelaksanaan seleksi yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik tidak terpuji. Panitia dan peserta diingatkan menjaga integritas serta menjunjung tinggi nilai kejujuran,” kata Rositah.(S-25)