AMBON, Siwalima.id - Kabaressy FC keluar sebagai juara Soekarno Cup U-17 zona I setelah mengalakan Tawiri FC dengan skor 2-0 pada partai final di Stadion Mandala Remaja, Karpan, Ambon, Senin (25/5).
Tempat kedua Zona I milik Tawiri FC dan Matawaru FC pada peringkat ketiga.
Ketua PDIP Maluku, Benhur George Watubun, mengatakan kompetisi usia muda seperti Liga Kampung U17 menjadi ruang penting untuk melahirkan pemain-pemain berbakat asal Maluku.
“Dari kompetisi seperti ini akan lahir talenta-talenta muda Maluku yang nantinya bisa berkembang hingga level nasional. PDI Perjuangan hanya memfasilitasi minat dan bakat generasi muda,” ujar Watubun kepada wartawan.
Ia menjelaskan, pertandingan zona berikutnya untuk wilayah Seram Bagian Barat dan Seram Bagian Timur akan segera dilaksanakan.
Sementara partai final sekaligus penutupan Soekarno Cup Liga Kampung U17 dijadwalkan berlangsung pada 1 Juni di Lapangan Nusantara, Kota Masohi, bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila.
Menurutnya, para pemain terbaik dari turnamen tersebut nantinya akan diseleksi untuk memperkuat tim Maluku pada ajang Liga Nasional di Jawa Timur bersama tim-tim dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga sepak bola usia muda di Maluku semakin berkembang,” katanya.
Sementara itu Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan turnamen tersebut.
Ia menilai sepak bola bukan hanya olahraga, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan masyarakat.
“Sepak bola menjadi olahraga pemersatu dan wadah silaturahmi masyarakat,” kata Wattimena.
Ia mengaku pemerintah kota melalui KONI terus berupaya membenahi sektor olahraga dan memberikan ruang bagi atlet-atlet muda untuk berkembang.
Sementara itu, Ketua Panitia Liga U-17 Provinsi Maluku, Alhidayat Wadjo, menyebut kompetisi tersebut bertujuan menjaring pemain muda potensial untuk dipersiapkan mengikuti Soekarno Cup tingkat nasional.
“Liga Kampung U-17 ini menjadi wadah pencarian bibit-bibit muda terbaik Maluku untuk bersaing di tingkat nasional,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Ambon, Lucky Upulatu Nikijuluw. Ia mengaku bangga karena turnamen tersebut menjadi ruang lahirnya calon pesepak bola profesional asal Ambon.
“Event ini bukan sekadar kompetisi biasa, tetapi bagian dari upaya mencari dan membina pemain muda berbakat,” katanya.
Ketua Panitia Zona I, Muhamad Aris Soulisa, menambahkan seluruh rangkaian pertandingan berlangsung selama kurang lebih dua pekan dengan dukungan dan antusiasme masyarakat yang tinggi.
PS Hatumete Melaju
Di Zona III Liga Kampung Soekarno Cup U-17, PS Hatumete dari Kecamatan Tehoru berhasil menaklukkan Tomarala FC asal Negeri Ruta dengan skor telak 6-1.
Pertandingan sengit tersaji pada lanjutan putaran ketiga Liga Kampung Soekarno Cup U-17 di Lapangan Polres Malteng, Senin (25/5).
Kemenangan besar ini menjadi bukti kekompakan dan performa impresif PS Hatumete sepanjang laga. Dukungan suporter yang memadati lapangan turut menambah semangat para pemain.
Pelatih PS Hatumete mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Ia berharap kemenangan tersebut menjadi modal penting menghadapi laga berikutnya.
Pada pertandingan selanjutnya, PS Hatumete akan menghadapi pemnang antara Murkele FC asal Negeri Moso, Kecamatan Tehoru, melawan Nustratelu FC dari TNS. (S-26/S-17)