AMBON, Siwalimanews –Â Tokoh masyarakat SBB, Nataniel Elake menyentil jalan Rumasoal-Niniari, Kabupaten Seram Bagian Barat mengÂalami kerusakan parah.
Dia meminta, Bupati Seram Bagian Barat Asri Arman agar tidak menutup mata dengan kondisi kerusakan jalan itu
Kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Sabtu (12/7), Natanel meÂngaku prihatin dengan kondisi masyaÂrakat di Niniari yang sampai saat masih menderita.
Menurutnya ruas jalan Taniwel menuju Niniari telah dibongkar pada tiga tahun lalu atau semasa pemberi Bupati TimoÂtius Akerina, bahkan telah dilakukan peÂngerasan dengan menggunakan sirtu.
Namun sayangnya pasca Akerina turun tahta ruas jalan tersebut tidak diaspal khususnya pada ruas jalan Rumasoal-Niniari yang faktanya hari ini rusak berat.
âRuas jalan Rumasoal-Niniari ini panÂjangnya sekitar 10 kilometer dan itu beÂlum diaspal, akibatnya jalan itu belum bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat setempat,â ujar Elake.
Dikatakan sebagai daerah pegunuÂngan, Niniari tentunya memiliki potensi hasil pertanian yang laut biasa artinya jika ruas jalan itu baik, maka tentu hasilnya dapat dipasarkan ke Piru maupun ke Kota Ambon.
Bahkan jika ruas jalan tersebut diÂperhatikan pemerintah daerah dengan mengaspal maka sudah pasti akan meÂningkat ekonomi masyarakat pegunuÂngan. âPercuma ada jalan tapi tidak diaspal itu dan akibatnya rusak. MasyaÂrakat harus tarik kendaraan untuk melewati jalan yang rusak,â jelasnya.
Masyarakat setempat kata Elake meÂminta Pemerintah Kabupaten dibawah kepemimpinan Bupati Asri Arman untuk mengalokasikan anggaran guna kepenÂtiÂngan pengaspalan, sebab jika tidak diaspal sudah pasti jalan yang sebelumÂnya telah pengerasan menjadi rusak dan membutuhkan anggaran lebih besar.
Elake menegaskan ruas jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat ini harus menjadi prioritas bupati agar ditangani. âKami minta bupati tidak boleh tutup mata dengan kondisi jalan yang ada termasuk anggota DPRD dari dapil sana,â tegasnya. (S-20)