SIWALIMA.id > Berita
IDI SBT Diharapkan Terus Lakukan Konsolidasi Internal
Online | Jumat, 31 Oktober 2025 pukul 12:16 WIT

BULA, Siwalima.id - Ketua wilayah Ikatan Dokter Indonesia Maluku, Saleh Tualeka, berharap pengurus IDI Cabang Kabupaten Seram Bagian Timur, periode 2025-2028, terus melakukan konsolidasi internal semaksimal mungkin.

"Dengan Kepengurusan IDI SBT yang baru, harus betul-betul melakukan konsolidasi maksimal, tujuannya adalah bagaimana secara internal organisasi dirasakan manfaatnya oleh anggota. Dan peran eksternal dari organisasi sendiri bisa berkolaborasi dengan masyarakat, dan itu adalah mengambil peran penting untuk menata sistem pelayanan kesehatan yang ada di daerah ini," ungkap Tualeka kepada wartawan, di Gedung Serbaguna Dinkes SBT, usai melantik pengurus IDI cabang SBT, Kamis. (30/10).

Tualeka juga berhadap dua rumah sakit dan 20 puskesmas yang ada di SBT, dapat diisi oleh dokter.

"Beta sampaikan soal puskesmas dulu, karena sebagai pelayanan primer, puskesmas ini betul-betul harus dimaksimalkan atau dimanfaatkan. 20 Puskesmas ini semuanya harus terisi dokter.

Dikatakan, soal pemenuhan kebutuhan dokter di rumah Sakit RSUD Bula masih saat ini kurang satu dokter spesialis dasar, yaitu penyakit dalam. Kemudian spesialis penunjang dasar itu juga masih kurang satu yaitu dokter spesialis anastesi.

"Terkait dengan kebutuhannya tentu adalah menjadi tanggungjawab pemerintah daerah daerah, tapi IDI secara organisasi, juga harus bisa memberikan advis terkait dengan beberapa skema pemenuhan tenaga dokter," jelasnya.

Ia mencontohkan, kalau untuk dokter umum itu sebenarnya IDI bisa mengusulkan untuk bagaimana lulusan dari fakultas kedokteran Unpatti harus bisa dikontrak masuk di daerah ini.

"Sedangkan untuk dokter spesialis, itu kan dari kementerian kesehatan ada yang namanya  program pendayagunaan dokter spesialis. Sebenarnya IDI juga berkolaborasi ke pemerintah daerah, untuk bisa menjadikan Kabupaten SBT dalam hal ini RSUD Bula maupun RSUD Gorom, sebagai wahana dalam program kemenkes untuk kemudian bisa dapat alokasi pemenuhan dokter spesialis," pungkasnya.

Sementara Ketua IDI Cabang Kabupaten Seram Bagian Timur yang baru dilantik, Vinny Silfiandy Rumalessin mengatakan, Untuk saat ini seluruh Puskesmas di SBT sudah terpenuhi oleh dokter ASN maupun Nusantara Sehat, atau tugas khusus.

"Untuk progres ke depan, kita akan berusaha kolaborasi dengan pemerintah daerah, dimana bisa meningkatkan pelayanan kesehatan untuk mengembangkan kompetensi dokter di SBT, dan pemanfaatan dokter sekaligus berkolaborasi dengan organisasi profesi agar bisa menyelesaikan masalah kesehatan di daerah ini," ujarnya.

Menurut Vinny, dia termasuk pengurus IDI Wilayah Maluku setiap tahun membuat kegiatan di cabang-cabang, maupun di wilayah kota Ambon. “Namun kali ini,  alhamdulillah kami diberikan tanggungjawab untuk pengurus IDI Cabang Kabupaten SBT menjadi panitia dan tuan rumah untuk menyelenggarakan HUT IDI ke-75,” lanjutnya.

Semarak pengukuhan pengurus IDI Seram Bagian Timur, diisi dengan kegiatan jalan sehat bersama Jumat (31/10). "Titik start Protokol menuju Pantai Wailola yang dilepaskan oleh pemerintah daerah. Selain itu ada pembagian door prize kepada peserta," katanya.

Selanjutnya di hari kedua Sabtu (1/11), dokter spesialistik dari wilayah Kota Ambon dan Maluku Tengah, bergabung bersama dokter umum dan spesialis di RSUD Bula, yang diawali dengan seminar umum untuk pemateri yang dibawakan oleh dokter Paru tentang Tuberkulosis dan Isu Stuting oleh dokter anak.

"Pelayanan yang kita lakukan adalah Spesialistik dimulai dari konsultasi, sampai ke pemeriksaan penunjang. Untuk radiologi USG pemeriksaan laboratorium umum Asam Urat, Kolesterol dan Gula Darat, kita datangkan dokter radiologi satu dari Ambon dan satu di Bula. Syarat dan ketentuan tidak hanya masyarakat SBT, untuk siapa saja yang datang berobat kita akan melayani secara gratis," terangnya. (S-27)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps