AMBON, Siwalima.id - Di tengah kesibukan menjalankan tugas-tugas pemerintahan, Hendrik Lewerissa menyambangi SMA Negeri 1 Ambon dalam ajang Gubernur Maluku Goes to School.
Goes to School dengan tema penguatan wawasan kebangsaan dan internalisasi nilai pela gandong sebagai kekuatan nasional ini merupakan kali pertama sejak dilantik menjadi Gubernur Maluku.
"Wawasan kebangsaan ini merupakan pelajaran sejarah dan PPKN tetapi sebagai kepala daerah saya ingin meluangkan waktu untuk memberikan penguatan kepada siswa terkait wawasan kebangsaan ini,” ujar gubernur kepada wartawan di SMAN 1 Ambon, Kamis (15/1).
Gubernur mengaku, wawasan kebangsaan merupakan hal penting yang perlu diperkuat ditengah perkembangan zaman yang secara tidak langsung, akan berdampak pada cara pandang masyarakat terhadap bangsa dan daerah.
Nilai-nilai dalam pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, merupakan pilar negara yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk para siswa.
Dalam konteks Maluku, Pancasila telah mengajarkan seluruh lapisan masyarakat untuk menghargai kemajemukan sebagai perbedaan yang menyatukan bukan memecah belah bangsa dan daerah.
“Kesadaran akan pentingnya menjaga dan menghormati kemajemukan harus mulai ditanamkan dari siswa PAUD hingga dewasa, sehingga akan memperkuat rasa toleransi sebagai wujud kehidupan masyarakat yang majemuk,” ucap gubernur.
Apalagi kata gubernur, Provinsi Muluku memiliki sejarah lembaran hitam yang tidak boleh terulang kembali ditengah kemajemukan, bahkan sebaliknya Maluku harus menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia maupun internasional.
Untuk memastikan lembaran hitam tidak terulang kembali, maka semua generasi Maluku tidak boleh lelah dalam merawat kemajemukan dan persatuan.
"Kita boleh berasal dari berbagai daerah tapi kalau sudah di Maluku, maka harus jadi orang Maluku. Saya kadang marah juga kalau ada orang yang sudah lama di Ambon tapi merasa bukan orang Maluku, sebaliknya kita harus bersyukur dengan perbedaan yang ada dan perbedaan itu harus memotivasi untuk selalu membangun Maluku,” tandas gubernur.(S-20)