AMBON, Siwalimanews – Manajemen Bank Maluku-Malut dan jajaran, diingatkan untuk bekerja keras guna meningkatkan pendapatan bank.
Permintaan ini disampaikan gubernur saat membuka rapat kerja tahunan Bank Maluku-Malut yang berlangsung di Lantai IV bank tersebut, Jalan Pattimura, Ambon, Jumat (23/5).
Dalam raker itu, gubernur menjelaskan, kondisi ekonomi pasca perang dagang dan penerapan tarif yang sangat tinggi oleh Amerika Serikat dan Republik Rakyat Tiongkok, telah berdampak pada ekonomi Maluku.
Kondisi ekonomi yang tidak baik tersebut, mesti disikapi secara serius, termasuk oleh jajaran manajemen dan jajaran bawahan PT Bank Maluku-Malut.
Kendati begitu, gubernur mengaku, pertumbuhan atau capaian Bank Maluku-Malut triwulan I tahun 2025 menunjukkan angka sangat positif
“Berkaitan krisis ekonomi saat ini tentu akan berdampak pada sektor keuangan, maka direksi dan jajaran Bank Maluku Malut, harus bekerja dengan baik untuk meningkatkan tata kelola perbankan,” pinta gubernur.
Menurut gubernur, Maluku memiliki peluang pasar dan sumber daya manusia yang mendukung serta punya regulasi yang kondusif untuk mendukung industri perbankan.
Semua yang dimiliki oleh Maluku kata Gubernur, jika tata kelolanya salah atau buruk, maka Bank Maluku -Malut tidak akan mendapatkan hasil yang baik.
Gubernur minta, kesadaran direksi, komisaris dan staf semua memiliki rasa kebersaman terhadap Bank Maluku-Malut, artinya tidak bisa bergerak sendiri-sendiri untuk memajukan bank.
“Saya minta harus ada rasa kebersamaan, saling menopang, saling membutuhkan, dan jangan ada ego sektoral, bekerjalah sebagai suatu kesatuan,â kata gubernur.
Untuk memajukan Bank Maluku-Malut, gubernur juga mengingatkan direksi, komisaris dan staf bekerja keras, loyal dan militant untuk meningkatkan keuntungan dan kemajuan bank.
“Saya ingatkan untuk bekerja sesuai aturan perbankan yang berlaku guna meminimalisir hal-hal buruk agar tidak mempengaruhi kinerja bank kedepan,” tegas gubernur.(S-20)