AMBON, Siwalimanews - Gubernur Hendrik Lewerissa, mengharapkan dokter lulusan Unpatti untuk bisa mengabdi di Maluku.
Gubernur bilang, di tengah persoalan keterbatasan tenaga dokter, maka pemprov mengharapkan dokter lulusan Unpatti kembali mengabdi ke Maluku.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Maluku Yan Aslian Noor mengungkapkan, Fakultas Kedokteran Unpatti baru saja meluluskan 46 dokter muda, namun yang menjadi tantangan yakni setelah lulus terkadang dokter lulusan Unpatti memilih mengabdi keluar Maluku.
Menurutnya, sumber daya maÂnusia khususnya di bidang kesehatan saat ini dipandang sebagai komponen untuk menggerakan pembangunan kesehatan.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang guna mewujudkan derajat kesehatan yang optimal.
“Karakteristik wilayah Maluku yang bercirikan kepulauan dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi serta aksesibilitas antar wilayah yang sangat terbatas memang menjadi tantangan bagi para dokter baru dalam mengabdikan dirinya di wilayah Provinsi Maluku,” ucap Yan kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Kamis (23/10).
Pemprov kata Yan terus berupaya untuk memberikan fasilitas yang terbaik kepada dokter muda agar mau mengabdi diri di Maluku, termasuk melobi Kemenkes agar memberikan kuota bagi Maluku dalam program insentif dokter.
Kendati begitu, Yan menghimbau agar dokter muda memiliki perasaan untuk kembali mengabdi di Maluku sambil Pemprov memperbaiki kesejahteraan dokter secara perlahan-lahan.
Hal ini juga menunjang sapta cita gubernur khususnya memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas.
“Khususnya bagi para dokter baru, kami berharap memiliki rasa keberpihakan dengan kondisi MaluÂku agar mau kembali mengabdi di Maluku,” harap Yan. (S-20)