AMBON, Siwalimanews – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, mengajak generasi muda untuk berkontribusi membangun daerah, salah satunya dengan menjadi petani milenial.
Pasalnya, Pemprov Maluku sangat membutuhkan kontribusi generasi mudah dalam membangun daerah dari berbagai aspek, termasuk penyediaan pangan seperti yang ditunjukkan pemuda hebat Maluku Youth Creative Hub (MYCH).
Dengan dukungan dan pembinaan Badan Intelijen Daerah (Binda) Maluku, MYCH telah berhasil melakukan panen raya cabai yang berlangsung di Dusun Telaga Kodok, Kota Ambon, Kamis (16/10).
Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan Kadis Pertanian Maluku Ilham Tauda mengaku, MYCH telah menunjukkan peran nyata dan partisipasi aktif dalam mewujudkan swasembada pangan di Maluku melalui inisiatif penanaman cabai yang puncaknya dengan panen bersama.
“Pemerintah daerah menyampaikan rasa bangga terhadap kontribusi MYCH, sebab panen cabai ini memiliki arti penting dan strategis bagi pembangunan ketahanan pangan di Maluku,” tandas Tauda.
Menurut gubernur, pemprov menyadari sungguh, jika cabai merupakan salah satu komoditi penyumbang inflasi yang cukup signifikan di Maluku, khususnya di Kota Ambon.
Panen cabai yang dilakukan ini, turut memberikan kontribusi positif dalam upaya menjaga ketersediaan pasokan dan menstabilkan harga, yang pada akhirnya akan berdampak pada terkendalinya inflasi daerah.
Oleh karena itu, keterlibatan anak-anak muda untuk menjadi petani milenial dalam sektor pertanian, ini merupakan hal yang patut didorong dan dukung sepenuhnya.
“Panen raya ini harus menjadi motivasi bagi seluruh generasi muda di Maluku untuk berani tampil, berinovasi dan memberikan andil positif melalui kreativitas mereka, khususnya dalam sektor pertanian dan menjaga ketahanan pangan daerah,” jelas Tauda.
Pertanian lanjut Tauda, bukan lagi hanya milik generasi terdahulu, namun juga merupakan lahan masa depan bagi anak muda yang kreatif dan inovatif.
“Pak gubernur berharap kegiatan kreativitas anak-anak muda Maluku, khususnya Maluku Houth Creatif Hub, dapat terus ditingkatkan dan rangkul lebih banyak lagi anak-anak muda di Maluku untuk bersama-sama berkreasi, tidak hanya di sektor pertanian, namun juga di berbagai sektor lain, demi mewujudkan kemandirian dan stabilitas daerah kita,” terang Tauda.
Gubernur tambah Tauda, juga menyampaikan apresiasi bagi Kepala BIN Daerah Maluku beserta jajarannya yang telah mengambil peran penting dengan membina komunitas anak muda kreatif seperti MYCH.
Inisiatif ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap upaya swasembada pangan, sebagaimana yang diamanatkan dalam asta cita Presiden Prabowo Subianto, terutama asta cita kedua, yakni memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru.
âIni juga sejalan dengan semangat sapta cita gubernur dalam membangun Maluku yang maju, mandiri dan sejahtera,â cetus Tauda.(S-20)