AMBON, Siwalima.id - Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kota Ambon, resmi menetapkan tahapan pelaksanaan Musyawarah Daerah X yang dijadwalkan berlangsung pada 30 April 2026.
Panitia membuka ruang bagi kader terbaik untuk maju sebagai calon ketua, dengan sejumlah persyaratan ketat sesuai petunjuk teknis partai.
Ketua Steering Committee Musda X, Saka Ririhena menjelaskan, keputusan tersebut diambil dalam rapat internal partai yang digelar di Sekretariat DPD Golkar Ambon.
Salah satu agenda utama adalah penetapan jadwal dan tahapan penjaringan bakal calon ketua.
“Pendaftaran bakal calon akan dibuka mulai 25 hingga 27 April 2026, dan ditutup tepat pukul 00.00 WIT. Setelah itu, panitia akan melakukan evaluasi selama dua hari, yakni pada 28 sampai 29 April, sebelum penetapan calon pada saat musda 30 April," jelas Ririhena.
Menurutnya, seluruh proses akan mengacu pada Juklak 02 Partai Golkar tahun 2005. Dalam mekanisme tersebut, setiap bakal calon wajib memenuhi sejumlah kriteria, diantaranya memiliki visi-misi yang jelas, sehat jasmani dan rohani, serta tidak memiliki keterkaitan dengan organisasi terlarang.
Selain itu, faktor loyalitas dan kapasitas menjadi penilaian utama.
"Calon juga harus mendapat dukungan minimal 30 persen dari pemilik hak suara. Ini menjadi syarat penting untuk memastikan kandidat benar-benar memiliki basis dukungan yang kuat," ucap Ririhena.
Ririhena mengaku, Golkar Kota Ambon saat ini tengah menghadapi tantangan setelah mengalami penurunan perolehan kursi di DPRD Kota Ambon, termasuk kehilangan posisi pimpinan.
Karena itu, musda kali ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan kebangkitan partai.
"Ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh kader untuk membawa Golkar kembali lebih kuat dan mampu bersaing di tingkat kota maupun provinsi,” tandas Ririrhena.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC), Sutan Marsida menambahkan, pelaksanaan musda direncanakan dibuka pada 30 April sekitar pukul 16.00 WIT.
Ia memastikan, panitia telah mempersiapkan seluruh kebutuhan kegiatan secara maksimal.
“Harapan kami, seluruh kader dapat berpartisipasi aktif sehingga musda berjalan demokratis, damai dan tanpa tekanan. Ini momentum penting menentukan arah masa depan partai,” tandas Sutan.
Ia juga mengungkapkan, terdapat perbedaan dalam struktur kepanitiaan musda kali ini. Selain SC dan OC, panitia turut melibatkan unsur pengarah dan penanggung jawab, guna memperkuat proses penjaringan.
Langkah tersebut diambil, untuk memastikan mekanisme berjalan lebih transparan dan akuntabel, serta mampu melahirkan kepemimpinan yang solid.
Golkar Ambon sendiri menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD menjadi enam kursi dari capaian saat ini sebanyak tiga kursi.
“Dengan tahapan yang telah ditetapkan, Musda X Golkar Ambon diharapkan menjadi titik balik kebangkitan partai dalam menghadapi dinamika politik ke depan,” harap sutan.(S-10)