SIWALIMA.id > Berita
GMNI Unjuk Rasa Soroti Konflik Agraria
Daerah | Rabu, 1 Oktober 2025 pukul 22:47 WIT

BULA, Siwalimanews – GMNI cabang Kabupaten Seram Bagian Timur melakukan unjuk rasa di Kantor Bupati, Selasa (30/9) menyoroti konflik agararia yang terjadi di kabupaten berjulukan Ita Wotu Nusa itu.

Aksi yang dilakukan ini menda­pat­kan pengawalan ketat aparat kepolisian Polres Seram Bagian Ti­mur dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Ketua Cabang GMNI SBT, Zulkifli Liliyai dalam orasinya mengatakan, aksi dilakukan ini bukan hanya sekedar merayakan momentum memperingati hari tani Nasional, tetapi ada konflik agraria yang terjadi di lingkungan masyarakat yang ada di daerah ini

Dikatakan, negara Indonesia ini ada­lah agrarian, dan khususnya di SBT sebagian besar tanah adat oleh ne­gara sudah mengklaim menjadi milik negara. Hal itu penting sebab belakang ini terjadi konflik ditengah-tengah masyarakat lantaran hutan mereka kini diambil alih pemerin­tahan.

“Seperti di Kecamatan Teor, Ke­suy, Kilmury, Siwalalat dan beberapa kecamatan yang lain di SBT ada juga terjadi di Kecamatan Werinama,” ungkapnya

Dia meminta adanya perhatian serius dari Bupati terhadap tanah-ta­­nah adat di Kabupaten SBT. Terma­suk hutan konversi. Dan kami men­de­sak kepada pemerintah daerah lewat Dinas Kehutanan untuk segera me­nin­jau kembali status  hutan yang hari ini di klaim oleh negara,” pungkasnya.

Sementara Sofyan Keliobas dalam orasinya menegaskan ada beberapa persoalan yang terjadi di Kabupaten SBT.

Sementara Wakil Bupati SBT Muh. Miftah Thoha R Wattimena kepada masa demokrasi mengung­kap­kan, ada niat baik datang dari adik sekalian maka juga sangat mendukung.

“Ini artinya bahwa sangat koreksi terhadap apa yang selama ini yang disampaikan, kami sangat berterima kasih. Ini adalah bagian dari kawan-kawan koreksi terhadap kebijakan publik yang ada saat ini,” ujarnya

Menurutnya, hal-hal penting yang menyangkut tentang kebijakan itu berada di kewenangan provinsi dan pusat. “Jadi kami sebagai kepala Kabupaten SBT, agar dapat selalu saja didalam insiatif yang teman teman lakukan saat ini. Artinya bah­wa itu yang baik sesungguh dilaku­kan. Kami secara kelembagaan ada yang sedikit kurang dan segala ma­cam ini merupakan koreksi bagi kami semua, kedepan kita sama-sama berjalan terhadap pemanfaatan hu­tan kita kedepan,” ujarnya. (S-27)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps