SIWALIMA.id > Berita
Gedung Bidlabfor Polda Maluku Mulai Dibangun
Online | Rabu, 17 Desember 2025 pukul 16:30 WIT

AMBON, Siwalima.id - Gedung Bidang Laboratorium Forensik milik Polda Maluku resmi mulai dibangun di Desa Passo, tepatnya di lapangan tembak SPN Polda Maluku.

Pembangunan fasilitas tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dipimpin Wakapolda Maluku, Brigjen Imam Thobroni, Selasa (16/12).

Wakapolda di sela-sela peletakan batu pertama gedung tersebut mengatakan, pembangunan Bidlabfor Polda Maluku, merupakan langkah strategis untuk mendorong peningkatan kapasitas personel dalam penegakan hukum, berbasis ilmiah atau Scientific Crime Investigation (SCI).

“Laboratorium forensik memiliki peran yang sangat krusial dalam penegakan hukum. Karena itu, kualitas dan akurasi pemeriksaan harus terus ditingkatkan,” ucap wakapolda.

Sementara itu, Kepala Puslabfor Bareskrim Polri, Brigjen Sudjarwoko dalam sambutannya yang dibacakan Sespuslabfor Bareskrim Polri Kombes Muslimin Ahmad disebutkan, pembangunan Bidlabfor merupakan upaya Polri menjawab tantangan globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi.

“Perkembangan zaman menuntut layanan forensik yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya,” tulis Kapuslabfor.

Pembangunan Gedung Bidlabfor Polda Maluku didanai melalui Program Pembiayaan Luar Negeri Kreditor Swasta Asing (KSA) Tahun Anggaran 2022 dengan nilai anggaran sebesar $ 39 juta atau Rp 651.220.050.000.

“Proyek tersebut ditargetkan selesai pada bulan Maret 2027,” tandas Kapuslabfor.

Menurutnya, selain gedung laboratorium, pembangunan asrama juga menjadi prioritas untuk menunjang kesejahteraan dan kenyamanan personel.

Fasilitas tersebut diharapkan menjadikan Bidlabfor Polda Maluku sebagai pusat unggulan forensik di wilayah Maluku.

 

“Dengan fasilitas modern yang mencakup biologi, balistik, narkotika, hingga forensik digital, Bidlabfor Polda Maluku diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam penegakan hukum,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan kontraktor pelaksana dari PT Mulia Muda Indonesia Rudi Haryono Sumantri, menjelaskan, pembangunan mencakup gedung utama dua lantai, fasilitas pendukung, serta bangunan asrama dengan total luas mencapai 3.417 meter persegi.

“Progres pekerjaan saat ini telah mencapai 0,8 persen,” ucap Rudi.

Usai peletakan batu pertama, Wakapolda bersama tim pemantau Puslabfor Bareskrim Polri dan perwakilan tokoh masyarakat Negeri Passo melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana, dengan tetap mengedepankan kualitas dan keamanan demi terwujudnya laboratorium forensik modern di Maluku.(S-25)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps