AMBON, Siwalima.id - Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan, menunjuk Lucky Upulatu Nikijuluw, sebagai Ketua DPC PDIP Kota Ambon, periode 2025-2030.
Dia ditunjuk Megawati Soekarnoputri, menggantikan Gerald Mailoa, yang sebelumnya memimpin partai berlambang banteng moncong putih itu di Kota Ambon.
Penetapan tersebut tertuang dalam SK DPP PDIP Nomor: 31.10/KPKS-KP/DPP/X/2025, yang dibacakan dalam rangkaian Konferensi Daerah dan Konferensi Cabang PDIP se-Maluku, di Hotel Santika Premiere, Ambon, Minggu (2/11).
Usai dilantik, Upulatu menegaskan, kepemimpinannya akan berfokus pada konsolidasi internal, penguatan mesin partai, serta revitalisasi struktur hingga ke akar rumput.
“Ini adalah skuad baru yang harus dikelola dan dimanage dengan baik. Bahwa partai politik pada akhirnya bertujuan untuk meraih kekuasaan, dan PDI Perjuangan dengan kekuatan 21 orang di Dewan Pembinaan Cabang, harus bekerja keras untuk mencapai tujuan itu,” ujar Upulatu kepada Siwalima.id.
Menurutnya, tantangan terbesar ke depan adalah mengembalikan kursi Ketua DPRD Kota Ambon yang pernah dipegang PDIP. Karena itu, ia menekankan pentingnya kedisiplinan dan kebersamaan seluruh kader dalam menegakkan garis perjuangan partai.
“Merebut kembali posisi Ketua DPRD bukan hal mudah. Karena itu, PDI Perjuangan harus hadir di tengah rakyat, mendengar jeritan dan harapan mereka. Kita ini partai wong cilik dan itu harus dibuktikan dengan kerja nyata,” tegas Anggota DPRD Kota Ambon ini.
Upulatu juga menyoroti pentingnya revitalisasi mesin partai di semua tingkatan, mulai dari DPC, PAC, ranting hingga anak ranting, agar struktur partai tetap hidup dan berfungsi maksimal.
“Kalau kemarin masih ada yang kurang, di periode baru ini kita benahi. Semua struktur harus dihidupkan lagi, agar mesin partai bekerja efektif,” ujarnya.
Dalam kepengurusan barunya, ia memastikan komposisi disusun sesuai amanat DPP, yakni 30 persen keterwakilan perempuan dan 20 persen generasi Z.
“Anak muda harus diberi ruang tampil dan berperan. Mereka punya kreativitas, kemampuan digital, dan semangat inovasi yang penting untuk memperkuat citra partai di kalangan pemilih muda,” katanya.
Lebih jauh, Upulatu menegaskan komitmen DPC PDIP Kota Ambon untuk bersinergi dengan pemerintah kota dan fraksi PDIP di DPRD dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Banyak program Wali Kota yang perlu kita elaborasi sesuai garis kebijakan partai. Semua dilakukan demi rakyat, bukan kepentingan kelompok,” jelasnya.
Dia menambahkan, tahapan konsolidasi struktural akan berlanjut hingga awal 2026, di mana DPC akan menyiapkan pembentukan pengurus PAC, ranting, dan anak ranting mulai Januari mendatang sesuai arahan DPP.
Dengan semangat marhaenisme dan politik kerakyatan, dia bertekad menjadikan PDIP Kota Ambon sebagai garda terdepan perjuangan rakyat kecil, sekaligus menyiapkan langkah strategis menuju kemenangan PDI Perjuangan di Pemilu 2029.
Selain Kota Ambon, DPP PDIP juga menetapkan kepengurusan baru untuk Kabupaten Maluku Tengah dengan Zeth Latukarlutu sebagai Ketua, Salem Awan sebagai Sekretaris, dan June Talla sebagai Bendahara.
Di Kabupaten Seram Bagian Barat, posisi Ketua dipercayakan kepada Zeth Maryate, dengan La Nyong sebagai Sekretaris dan Andy Kolly sebagai Bendahara. (S-26)