TIAKUR, Siwalima.id – DPC GAMKI Kabupaten MBD, meminta Basarnas Maluku membantu proses pencarian korban kecelakaan laut di perairan Dai, Kecamatan Babar Barat, Kabupaten MBD yang masih hilang.
Ketua DPC GAMKI MBD, Eros J Akse mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Pemkab MBD, sebuah speedboat yang mengangkut 10 penumpang mengalami kecelakaan saat melakukan perjalanan pelayanan dari Desa Sinairusi, Pulau Dai, menuju Tepa, Pulau Babar.
“Hingga saat ini, dua orang telah ditemukan dalam keadaan selamat, sementara delapan lainnya masih dalam pencarian. Karena itu, diperlukan dukungan personel, peralatan, dan keahlian dari Basarnas untuk memperkuat operasi pencarian,” tulis Eros dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima, Jumat (12/6).
Menurut Eros, kondisi geografis dan karakteristik perairan di sekitar lokasi kejadian menjadi tantangan tersendiri bagi tim pencarian. Oleh sebab itu, keterlibatan Basarnas dinilai penting untuk memperluas jangkauan operasi dan meningkatkan peluang menemukan para korban yang masih hilang.
“Kami harap Basarnas dapat segera mengerahkan tim ke lokasi kejadian. Dengan pengalaman dan sumber daya yang dimiliki, kami optimistis upaya pencarian dapat berjalan lebih efektif,” tuturnya.
Eros juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, nelayan, aparat TNI-Polri, pemerintah daerah, serta para relawan yang sejak awal terlibat dalam proses pencarian dan penyelamatan korban.
“Semangat gotong royong dan kepedulian yang ditunjukkan masyarakat patut diapresiasi. Namun, untuk meningkatkan efektivitas pencarian, kami berharap dukungan Basarnas dapat segera hadir di lapangan," tandasnya.
DPC GAMKI MBD turut mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan moril dan doa bagi para korban serta seluruh tim yang sedang melaksanakan operasi pencarian.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap 8 korban yang masih hilang terus dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat setempat di sekitar lokasi kejadian.(S-28)