SIWALIMA.id > Berita
DPRD DKI Sambangi Baileo Rakyat Karpan
Daerah | Jumat, 21 November 2025 pukul 15:52 WIT

AMBON, Siwalima.id - Pimpinan dan anggota Banggar serta Bamus DPRD DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja ke Baileo Rakyat Karang Panjang, Ambon, Kamis (10/11).

Kedatangan Jemimah Hasanah dan rombongan diterima Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun di ruang rapat utama kantor DPRD.

Kunjungan ini disebut menjadi momentum penting, dalam memper­erat hubungan kerja dan sinergi antara kedua lembaga legislatif.

Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun dalam sambutannya me­nyampaikan apresiasi atas kehadiran rombongan DPRD DKI.

Ia mengaku, perjalanan menuju Kota Ambon tidaklah singkat, na­mun kehadiran tersebut menunjukkan ko­mitmen yang kuat, dalam mening­katkan koordinasi dan berbagi pengalaman terkait berbagai aspek pembangunan.

“Selamat datang di Kota Ambon, bapak dan ibu dari DPRD DKI. Kami sangat menghargai kehadiran anda semua. Kami percaya, kunjungan ini akan memberikan nilai tambah bagi kerja-kerja legislasi kita,” jelas Benhur.

Dalam sambutan itu, Benhur turut memperkenalkan 45 Anggota DPRD Maluku dari 9 fraksi yang ada di Baileo Rakyat Karpan tersebut.

Ia menggambarkan kondisi geo­grafis Maluku yang unik, dengan lebih dari 1.200 pulau, yang memiliki karakteristik wilayah yang luas namun berpenduduk relatif sedikit.

“Ini teman teman ke-45 anggota DPRD Maluku, kita di Maluku ada 9 fraksi dan 4 komisi,” terangnya

Yang paling penting dari kehadi­ran DPRD DKI yakni ada kolaborasi dan komunikasi yang baik yang patut diapresiasi dan dukungan, yang selama ini diberikan oleh Pemprov Jakarta dalam berbagai agenda kunjungan kerja DPRD Maluku di Ibukota Negara.

“Jakarta selalu menjadi pintu utama bagi kami, dalam berbagai uru­san pemerintahan. Kami harap, hu­bungan baik ini dapat terus diting­kat­kan melalui pertukaran informasi, sinergi program, dan kerjasama stra­tegis di masa mendatang,” tambahnya.

Sementara itu, anggota Banggar DPRD DKI Jakarta, Jemimah Hasa­nah, tampil mewakili rombongan dan menyampaikan apresiasi atas pene­rimaan hangat DPRD Provinsi Ma­luku. Ia memperkenalkan jajaran anggota Banggar dan Banmus yang hadir, termasuk perwakilan dari ber­ba­gai fraksi seperti PKS, Golkar, Gerin­dra, Demokrat, PSI, hingga PKN.

Jemimah turut menyinggung pengalaman menarik selama berada di Ambon, termasuk kekayaan budaya, keramahan masyarakat lokal, dan sambutan penuh kekeluar­gaan dari DPRD Maluku.

“Kalau di Jakarta kami sering menerima tamu dari daerah, tapi sambutan di Maluku sangat luar biasa. Tidak hanya hangat, tetapi juga sangat bersahabat. Ini kehor­matan bagi kami,” tuturnya.

Dalam pemaparannya, anggota Banggar DKI juga menjelaskan situasi terkini terkait penyusunan APBD Jakarta yang baru saja disahkan.

Ia mengungkapkan adanya penu­runan signifikan pada dana bagi hasil, namun Pemprov dan DPRD DKI tetap berupaya menjaga stabi­litas fiskal dengan langkah-langkah optimalisasi.

“Memang tahun ini terjadi penurunan cukup besar pada DBH, tapi kami berusaha menutup keku­rangan dengan menggali potensi pendapatan lain, terutama sektor parkir. Kota Jakarta besar, sehingga banyak titik parkir yang selama ini belum tergarap optimal,” jelasnya.

Optimalisasi pajak parkir dipro­yeksikan menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang bisa memperkuat APBD di tengah fluktuasi transfer pusat.

Dalam dialog tersebut, Jemimah juga menyoroti kesamaan tantangan antara Jakarta dan Maluku dalam mengelola wilayah kepulauan.

Ia menyebutkan DKI memiliki Kepulauan Seribu yang terdiri dari 111 pulau, dengan jumlah pemilih sekitar 30 ribu, kondisi yang secara karakteristik mirip dengan pulau-pulau kecil di Maluku.

“Kepulauan Seribu ini tidak menjadi kabupaten tersendiri, tetapi langsung di bawah Pemprov Jakarta. Jadi kami memahami betul bagai­mana tantangan memberikan pelaya­nan publik di wilayah kepulauan,” ujarnya. (S-26)

BERITA TERKAIT