AMBON, Siwalima.id - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Jais Ely mengganti seluruh sumber daya manusia yang selama ini melakukan pengelolaan Pasar Baru Mardika.
Langkah ini diambil sebagai upaya penataan kawasan pasar Mardika dari berbagai persoalan yang selama ini terjadi di pasar baru Mardika.
Jais menjelaskan, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa telah memerintahkan agar pihaknya melakukan penataan terhadap kawasan Pasar Mardika secara menyeluruh termasuk dari aspek SDM.
“Setelah saya melalukan identifikasi, ternyata ada begitu banyak masalah di Pasar Mardika dan langkah tata kelola diawali dengan pembenahan SDM yang selama ini menjalankan tugas di pasar Mardika,” ucap Jais, kepada wartawan, di Pasar Mardika.
Diakuinya, kawasan gedung Pasar Baru Mardika dilengkapi dengan akses CCTV yang bagus namun ternyata selama ini tidak dipantau secara optimal akibatnya banyak kejadian terjadi di gedung Pasar Mardika.
Disisi lain ada dugaan permainan yang terjadi di gedung Pasar Mardika antara pedagang dengan petugas sehingga tugas-tugas pengawasan di Pasar Mardika tidak berjalan maksimal.
“Banyak laporan terakhir dugaan keterlibatan petugas dengan pedagang makanya pengawasan menjadi tidak maksimal makanya semua ASN pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang ditugaskan di Pasar Mardika itu kita ganti,” tegas Jais.
Selain mengganti SDM, Pemprov kata Jais, juga telah membentuk UPTD Pengelola Kawasan Pusat Perdagangan Mardika sebagai unit yang akan bertugas melakukan pengawasan dan pengelolaan Pasar Mardika.
UPTD ini sambung Jais akan berkantor di dalam Gedung Pasar Mardika dengan tujuan akan melihat secara langsung aktivitas perdagangan di pasar Mardika setiap hari.
“Kita berharap dengan perbaikan tata kelola kedepan pengelolaan Gedung Pasar Mardika akan berjalan maksimal sehingga Mardika menjadi pusat perdagangan yang akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Maluku,” tandas Jais.(S-20)