AMBON, Siwalimanews – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku meyakini, pergantian Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, tidak akan mempengaruhi usulan penanganan sejumlah fasilitas olahraga.
Hal ini disampaikan Kadis Pemuda dan Olahraga Maluku Sandi Wattimena kepada Siwalimanews melalui telepon selulernya, Selasa (9/9).
Wattimena mengungkapkan, pergantian Menpora oleh presiden bukan berarti seluruh usulan dari daerah ikut dibatasi, tetapi pasti ditindaklanjuti oleh jajaran Kemenpora.
“Tidak mungkin pergantian Menpora lalu menghambat usulan yang sudah kita ajukan. Kami yakin usulan kami akan diproses,” ungkap Wattimena.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Maluku telah menyerahkan usulan perbaikan fasilitas olahraga, diantaranya rehabilitasi stadion mandala remaja, pembangunan venue dayung dan rehabilitasi asrama atlet.
Dari tiga usulan tersebut, dua diantaranya berada di Kementerian PU yakni rehabilitasi Stadion Mandala Remaja dan pembangunan venue dayung, sedangkan rehabilitasi asrama atlet beserta fasilitas penunjang berada di Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman.
“Tiga usulan kita itu berada diluar Kemenpora jadi pasti tidak akan terdampak pergantian menteri,” tegas Wattimena.
Apalagi kata Wattimena, Kementerian PU telah mengundang Dispora Maluku untuk mengikuti rapat pembahasan dokumen perencanaan kegiatan infrastruktur dukungan perekonomian peribadatan kesehatan olahraga dan sosial budaya tahun anggaran 2025-2026 di Jakarta.
Untuk itu, ia optimis di tahun 2026 mendatang ada fasilitas olahraga yang akan ditangani oleh pemerintah pusat sesuai dengan usulan Pemprov Maluku.
“Besok kita dipanggil Kementerian PU untuk bahas dua usulan yakni rehabilitasi Stadion Mandala dan pembangunan venue dayung. Untuk rusun atlet kita belum tahu, tapi kita optimis 2026 usulan kita ada yang direalisasikan,” tandas Watimena.(S-20)