SIWALIMA.id > Berita
Dindik Dorong 100 Persen Sekolah Ikut TKA
Online | Sabtu, 21 Februari 2026 pukul 14:08 WIT

AMBON, Siwalima.id - Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Fredi Tasso memastikan, kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Kota Ambon, terus dimatangkan menjelang ujian yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang.

Tasso menjelaskan, pihaknya telah melakukan sosialisasi sejak Januari hingga Februari 2026 sebagai bagian dari tahapan awal persiapan. Saat ini, sekolah-sekolah tengah fokus pada kesiapan teknis menghadapi pelaksanaan TKA.

“Sekarang sekolah-sekolah sementara mempersiapkan pelaksanaan ujian TKA di bulan April. Secara nasional dibagi dalam empat gelombang, tetapi untuk Ambon dan Indonesia Timur hanya tiga gelombang,” jelasn Tasso kepada Siwalima.id, di Ambon, Jumat (20/2).

Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan menurut Tasso, Dinas Pendidikan Kota Ambon juga telah menggelar pelatihan teknis di Hotel Manise, dimana hari pertama diperuntukkan bagi seluruh operator sekolah, sedangkan hari kedua bagi para kepala sekolah.

Ditanya soal wacana pemerintah pusat untuk mengintegrasikan Asesmen Nasional (AN) dengan TKA guna meningkatkan efisiensi pelaksanaan, Tasso mengaku, hingga kini pihaknya masih menunggu kebijakan resmi lebih lanjut.

“Memang ada pertimbangan integrasi AN dan TKA supaya lebih efisien, dibandingkan kalau dilaksanakan terpisah. Tapi secara sistem server berbeda dan objek pesertanya juga berbeda,” tandas Tasso.

Ia menjelaskan, pada AN peserta bersifat survei atau sampel yakni, siswa kelas 5 SD serta kelas 7 dan 8 SMP. Sementara TKA diikuti seluruh siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP. Jika integrasi dilakukan, maka sampel akan sama dengan populasi sehingga tingkat kesalahan (error) sangat kecil dan hasil pemetaan menjadi lebih signifikan.

 

Terkait partisipasi sekolah, Tasso mengaku, TKA saat ini belum bersifat wajib. Namun, pihaknya mendorong agar seluruh sekolah di Kota Ambon dapat berpartisipasi penuh.

“Kalau sekolah tidak ikut, maka tidak ada rapor TKA. Kita berharap ke depan bisa diwajibkan, supaya sekolah punya laporan akademik yang bisa dimanfaatkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, hasil TKA memiliki manfaat strategis bagi siswa. Untuk siswa kelas 6 SD, nilai TKA dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) saat masuk SMP. Sedangkan bagi siswa kelas 9 SMP, hasil TKA dalam bentuk sertifikat dapat digunakan sebagai dokumen pendukung saat mendaftar ke SMA.

Berdasarkan evaluasi hasil penilaian SMA secara nasional, tingkat partisipasi TKA tergolong tinggi. Karena itu, Tasso menargetkan seluruh kepala sekolah di Kota Ambon dapat memastikan 100 persen siswa mengikuti TKA.

“Saya mendorong semua kepala sekolah di Kota Ambon harus 100 persen ikut. Sampaikan kepada orang tua tentang manfaatnya bagi anak,” tandasnya.

Ia juga menjelaskan, pelaksanaan TKA secara bergelombang dinilai lebih aman dari sisi jaringan serta memungkinkan pengelolaan anggaran yang lebih fleksibel sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Dinas Pendidikan Kota Ambon optimistis pelaksanaan TKA di Kota Ambon dapat berjalan lancar dan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan mutu pendidikan.(Mg-1)

BERITA TERKAIT