SIWALIMA.id > Berita
Diduga Depresi, Mahasiswa Unpatti Coba Bunuh Diri di JMP
Daerah | Senin, 4 Mei 2026 pukul 13:36 WIT

AMBON, Siwalima.id -Peristiwa naas terus terjadi diatas Jembatan Merah Putih. Kali ini seorang mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Pattimura berinisial SBS (18) nekat melakukan percobaan bunuh diri dengan melompat dari atas Jembatan Merah Putih (JMP), Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Sabtu (2/5) malam.

Korban berhasil diselamatkan war­ga dalam kondisi masih hidup dan kini menjalani perawatan inten­sif di RSUP dr J Leimena Ambon.

Kasi Humas Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Jane Lu­hukay, yang dikonfirmasi Redaksi Siwalima Minggu (3/5) menje­las­kan,  peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIT.

“Korban diduga nekat melompat dari atas JMP karena mengalami tekanan psikologis akibat persoalan keluarga dan masalah perkuliahan,” ujar Luhukay.

Menurutnya, korban merupakan warga Kelurahan Urimessing, Keca­matan Nusaniwe, Kota Ambon. Sebelum kejadian, korban diketahui sempat meninggalkan rumah usai terlibat cekcok dengan keluarganya.

“Dari hasil keterangan sementara, korban mengaku kecewa dan stres setelah terjadi pertengkaran dengan ibunya terkait persoalan keluarga maupun masalah dengan teman-teman kuliahnya,” katanya.

Luhukay mengungkapkan, sebelum melompat korban sempat mengunggah pesan bernada keresahan melalui akun Instagram pribadinya di kawasan pertengahan JMP.

Tak lama kemudian, warga yang berada di sekitar bawah JMP mendengar teriakan adanya orang jatuh ke laut.

“Korban ditemukan warga dan sejumlah pemuda Desa Poka menggunakan long boat          dalam kondisi lemas tetapi masih bernapas, kemudian dievakuasi ke daratan dan dibawa ke  RSUP dr J. Leimena,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat berbicara setelah dievakuasi dan mengaku salah memperhitungkan lokasi saat melompat.

Saat ini polisi masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut dengan meminta keterangan sejumlah saksi dan keluarga korban.

“Korban mengalami rasa sakit di sekujur tubuh dan masih menjalani penanganan medis,” pungkas Luhukay.(S-10)

BERITA TERKAIT