SIWALIMA.id > Berita
Dana PIP Siswa SMP Negeri 6 Malteng Sudah Cair
Pendidikan | Senin, 20 Oktober 2025 pukul 22:52 WIT

AMBON, Siwalimanews – Pihak SMP Negeri 6 Hulaliu, Ka­bupaten Maluku Tengah memasti­kan dana program indonesia pintar (PIP) sudah dicairkan ke 18 siswa penerima.

Pencairan terlambat dilakukan untuk 15 siswa karena rekening ber­masalah dan sudah diselesaikan dengan pihak Bank BRI Cabang Masohi.

“Pencairan awal dilakukan untuk 3 penerima dan 15 penerima reke­ning­nya bermasalah,” kata Kepala SMP Negeri 6 Hulaliu Hanna Laisina dalam keterangan persnya di Ambon Minggu (19/10).

Diakui  lambatnya proses pen­cairan membuat pihak sekolah dituding melakukan penggelapan dana PIP siswa.

“Dari total 18 penerima beasiswa PIP pada Juli 2025, hanya 3 siswa yang menerima dana tanpa kendala, sementara 15 lainnya mengalami masalah nomor rekening di bank,” jelasnya.

Diakui, setiap kali siswa lulus, buku tabungan langsung kami se­rahkan. Kalaupun ada buku yang masih tertahan, itu atas persetujuan orang tua, terutama untuk siswa yang masih aktif.

Hal itu dibenarkan oleh Kaur Kesiswaan SMPN 6 Malteng, Fernando Ferdinandus. Ia menjelas­kan dana PIP sudah masuk ke re­kening masing-masing siswa, namun proses pencairan sempat tertunda karena rekening bermasalah.

“Kami sudah ke BRI Cabang Masohi pada Senin 13 Oktober dan setelah dicek, dananya sudah masuk Kamis 16 Oktober, kami langsung serahkan buku tabungan ke 15 orang tua siswa disertai berita acara,” ungkapnya.

Ketua Komite Sekolah, Hendrik Leiwakabessy, menambahkan se­mua langkah sekolah dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama antara komite, pihak sekolah dan orang tua siswa.

“Kita semua sepakat, tanggung jawab ini harus dijalankan dengan hati yang bersih. Jangan sampai ada kesalahpahaman yang bisa men­coreng nama sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Bendahara Dana BOS, L Katipana, memastikan selu­ruh proses administrasi dilakukan dengan transparan dan terbuka.

“Kami selalu mencatat setiap transaksi dan memastikan tidak ada dana yang keluar tanpa prosedur. Semua bukti penyerahan sudah lengkap dan ditandatangani oleh orang tua penerima,” urainya.

Hal senada juga disampaikan perwakilan orang tua siswa, Etha Laisina, yang menuturkan orang tua sepenuhnya mengetahui dan menyetujui proses penyaluran dana tersebut.

“Kami sebagai orang tua melihat langsung prosesnya. Tidak ada yang ditutupi, semua dijelaskan dengan baik oleh pihak sekolah,” katanya. (S-26)

BERITA TERKAIT