AMBON, Siwalima.id -Kejadian terbakarnya mobil yang diduga mengangkut Bahan Bakar Minyak ilegal, kembali terjadi di Kota Ambon.
Kali ini, mobil jenis Daihatsu Sigra nomor Polisi DE 1481 AT terbakar di kawasan Galala, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, atau tepatnya di samping Pembangkit Listrik Tenaga Diesel milik PLN, sekitar pukul 15.30 WIT, Rabu (28/1).
Pasca terbakar, pengemudi mobil langsung melarikan diri dengan kondisi bagian belakang mobil penuh dengan jerigen berwarna biru, yang diduga sebagai wadah penyimpanan BBM.
Informasi yang dihimpun Siwalima di lokasi kejadian menyebutkan, mobil naas itu, bergerak dari arah Halong hendak menunju Kota Ambon.
Namun setibanya di depan Kantor PLN warga sekitar melihat api yang keluar dari arah belakang mobil.
“Api dari arah belakang mobil saat itu ada warga yang memberhentikan mobil tersebut dan memberi tahu, namun pengemudi tidak percaya setelah api kebesaran barulah pengemudi tersebut memberhentikan kendaraannya,” ucap Djarno salah satu warga yang melihat kejadian itu kepada wartawan di lokasi kejadian.
Pria yang berprofesi sebagai tukang bakso yang terletak tepat disamping mobil terbakar tersebut menyebutkan, saat terbakar sopir sempat keluar dari mobil, sehingga saksi bersama beberapa warga lain melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.
“Waktu kebakaran sopir keluar, tapi beberapa saat kemudian saat kita sementara memadamkan api pengemudi sudah tidak ada lagi,” ucap Djarno.
Kobaran api yang besar membuat lapak dagangan Djarno yang hanya berjarak beberapa meter dari mobil tersebut mengalami kerusakan. Kaca depan warung bakso miliknya mengalami pecah sementara pelanggan yang sementara makan berhamburan keluar.
Berselang beberapa saat, 3 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkot Ambon tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman, disusul personel Polresta Ambon dan Polsek Sirimau. Kurang lebih 30 menit bergelut, api akhirnya berhasil di padamkan sekitar pukul 15.55.WIT.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kebakaran sempat menyebabkan kemacetan panjang.
Danton Damkar
Terpisah, Komandan Peleton Damkar Ambon, Fery Latupeirissa kepada Siwalima di Markas Komando Damkar Kota Ambon menjelaskan, kebakaran yang terjadi pada mobil Daihatsu Sigra itu, sama persisnya dengan kebakaran mobil yang terjadi di jalan Jenderal Sudirman beberapa hari lalu.
Pasalnya, didalam mobil tersebut, terdapat tanki pengisian BBM yang telah dimodifikasi. Selain itu ada juga jerigen yang berjumlah 4 buah yang dirakit untuk tersambung langsung ke tanki BBM mobil tersebut, sehingga dapat menampung lebih banyak BBM.
“Itu sama seperti kejadian di Jalan Jenderal Sudirman. Karena saat kita periksa, didalam mobil itu ada sekitar 4 buah jerigen dan juga semacam dinamo untuk memompa bahan bakar dari tanki mobil ke jerigen itu. Jerigen itu bisa menampung kurang lebih 30 sampai 40 Liter BBM,” ucap Latupeirissa.
Menurutnya, dalam kejadian itu, Damkar Kota Ambon mengerahkan 3 unit mobil pemadam, dimana dua mobil dari markas dan satu dari Passo. “Kita kerahkan tiga unit dan api berhasil dipadamkan kurang lebih sekitar 30-45 menit,” tutur Latuperissa.
Ditanya mengenai keberadaan pengemudi mobil, Latupeirissa menjelaskan, saat kejadian pengendara mobil ada ditempat, namun tidak lama berselang ia melarikan diri. “Pengemudi mobil ada saat kejadian, namun saat api membesar mungkin pengemudinya lari karena takut. Mungkin karena ada barang bukti berupa jerigen di dalam mobil itu juga, tapi nanti biar saja itu nanti kepolisian yang usut,” pungkasnya. (S-10/S-29)