AMBON, Siwalimanews â Pemerintah Provinsi Maluku, bakal memanggil semua kepala daerah, guna membahas kejadian siswa keracunan akibat mengkonsumsi menu Makanan Bergizi Gratis.
Juru Bicara Pemprov Maluku Kasrul Selang mengaku, prihatin dengan kejadian keracunan MBG yang dialami para siswa/siswi di Kota Ambon, Kota Tual dan MBD. Padahal, gubernur dalam berbagai kesempatan telah mengingatkan, agar SPPG selaku pengelola untuk memperhatikan setiap prosedur tetap dalam penyiapan makanan bergizi bagi siswa.
“Sejak awal pemprov sudah ingatkan seluruh SPPG MBG untuk memperhatikan secara detail makanan yang disiapkan, artinya harus memenuhi aspek higienitas, sebab kalau tidak, maka akan berdampak bagi siswa,” tandas Kasrul kepada Siwalimanews melalui telepon selulernya, Senin (22/9).
Pemprov kata Kasrul, atas arahan gubernur, maka dalam waktu dekat akan memanggil seluruh kepala daerah untuk mencari solusi terhadap persoalan keracunan MBG ini.
Pasalnya, penetapan lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program ini dilakukan melalui SK Bersama 3 Menteri, yang melibatkan Mendagri, Menteri PU dan Kepala Badan Gizi Nasional, bukan pemda.
“Pemprov bersama kabupaten/kota akan gelar rapat koordinasi, termasuk dengan pihak-pihak terkait, guna memutuskan langkah tegas apa yang akan kita ambil terhadap kasus keracunan MBG itu,” ucap Kasrul.
Kasrul menegaskan, gubernur berkeinginan agar program ini dapat berjalan dengan baik, tanpa menimbulkan masalah, artinya jika terjadi masalah, maka evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh.
“Soal apa tindakan yang akan pemprov lakukan, tunggu hasil rakor tapi yang pasti kejadian keracunan itu tidak boleh terjadi, karena siswa-siswi kita yang jadi korban,” ucap Kasrul.(S-20)