AMBON, Siwalimanews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Meteorologi Kelas II Pattimura Ambon mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk yang melanda wilayah Maluku mulai 20-26 Juni 2025
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Pattimura Ambon Kamari dalam rilisnya yang diterima Siwalimanews, Sabtu (21/6) menjelaskan, berdasarkan hasil analisis, kondisi atmosfer yang dapat memicu terjadinya cuaca signifikan di wilayah Maluku, dimana adanya daerah pertemuan angin serta perapatan massa udara di wilayah Maluku.
Selian itu, suhu muka laut yang hangat (28-30°C) dengan anomali 0.0-2.0°C, aktifnya Low Frequency dan Gelombang Rossby di wilayah Maluku, nilai OLR negatif, serta kelembapan udara lapisan atas yang relatif basah serta Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram bagian Barat dan sekitarnya saat ini sudah memasuki periodisitas musim hujan.
âBeberapa kondisi atmosfer tersebut berpengaruh terhadap proses pembentukan dan per tumbuhan awan-awan hujan di wilayah Maluku yang berpotensi menyebabkan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang sesaat dalam beberapa hari ke depan,” tulis Kamari dalam rilis tersebut.
Untuk masyarakat diminta, waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang sesaat berpotensi terjadi di wilayah Kota Ambon, Kota Tual, Kabupaten Buru, Buru Selatan, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Maluku Tenggara, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, dan Maluku Barat Daya.
“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca buruk (hujan lebat sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang), penurunan jarak pandang secara tiba-tiba serta dampak bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan gelombang tinggi,” himbaunya.
Pihaknya, minta masyarakat selalu memantau perkembangan informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini cuaca dari BMKG melalui website atau email resmi. (S-27)