SIWALIMA.id > Berita
Bentrok di Hunuth Belasan Rumah Terbakar, Akses Jalan Diblokir
Online | Rabu, 20 Agustus 2025 pukul 02:51 WIT

AMBON, Siwalimanews – Bentrokan antar warga di Desa Hunuth, Kecamatan Baguala, Kota Ambon Selasa (19/8). Bentrokan ini diduga melibatkan warga dari Desa Hitu dengan Warga Desa Hunuth.

Informasi yang dihimpun Siwalimanews di lokasi kejadian, bentrokan diduga kuat dipicu tauran antar pelajar yang mengakibatkan 1 orang meninggal. 

Dari penganiayaan tersebut, sejumlah warga diduga dari Desa Hitu mendatangi Desa Hunut yang menyebabkan bentrokan tak terhindarkan.

Akibat dari kejadian tersebut, belasan rumah warga di Desa Hunuth terbakar, termasuk ruang pertemuan Kantor Desa Hunut.

Berdasarkan pantauan Siwalimanews di lokasi kejadian, selain sejumlah rumah yang terbakar. Akses jalan ikut di blokir warga. Alhasil ruas jalan dari arah Jembatan Merah Putih menuju ke Desa Hunuth lumpuh total. Pemblokiran dilakukan buntut dari kekecewaan warga Hunuth yang rumahnya terbakar.

Sebanyak 350 personel gabungan TNI Polri, terdiri dari Satuan Brimob Polda Maluku, Polresta Ambon dan Kodim 1504 Ambon sudah dilokasi.

Tak hanya itu, sejumlah pejabat terkait Dansat Brimob Polda Maluku, Dirbinmas Polda Maluku, Karo Ops Polda Maluku, Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Dandim 1504 Ambon, Walikota Ambon dan Ketua DPRD Kota Ambon juga turun untuk meredam situasi.

Kapolresta Pulau Ambon, melalui Kasi Humas Ipda Janet Luhukay di Lokasi kejadian meminta agar warga tidak terprovokasi.

“Anggota yang diturunkan 350 personel gabungan TNI terdiri dari personel Brimob, Kodim dan Polresta. Hindari main hakim sendiri. Jangan main hakim sendiri serahkan ke pihak kepolisian,” pinta Ipda Jane.

Hingga saat ini situasi terpantau mulai kondusif, warga diminta serahkan pengusutan kasus ke pihak kepolisian.

“Saat ini situasi sudah terkendali dan masyarakat diminta agar menahan diri,” himbau Ipda Jane.

Dalam bentrokan ini, salah satu personel Samapta Polda Mauku terluka akibat lemparan batu dari massa dan sementara dalam perawatan medis.

“Anggota Samapta atas nama Wisnu terkena lemparan batu oleh massa dan saat ini dalam perawatan medis,” beber Ipda Jane.(S-10)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps