SIWALIMA.id > Berita
Bank Maluku-Malut Siapkan Inovasi Digital
Daerah | Kamis, 30 Oktober 2025 pukul 13:32 WIT

 

Ambon, Siwalima

Direktur Utama Bank Maluku-Malut, Syahrizal Imbar mengung­kapkan, pihaknya tengah menyiap­kan berbagai inovasi digital seperti Cash Management System (CMS), Virtual Account, dashboard monito­ring transaksi daerah secara real-time dan perluasan kanal pembayaran non-tunai untuk pajak dan retribusi daerah.

Inovasi digitalisasi dibidang keua­ngan ini akui Imbar, merupakan ben­tuk kontribusi nyata Bank Maluku-Malut dalam memperlancar transaksi keuangan yang aman dan andal.

“Kita akan terus berinovasi seba­gai bentuk dukungan terhadap per­luasan akses keuangan dan solusi untuk wilayah kepulauan,” ujar Syahrizal saat berkolaborasi dengan Pemkab MBD guna memperkuat digitalisasi keuangan daerah.

Hal ini ditandai dengan launching implementasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) RI Online dan Kartu Kredit Pemerintah Dae­rah (KKPD) yang berlangsung di Jakarta, Selasa (28/10) kemarin.

Syahrizal mengungkapkan pelun­curan implementasi SIPD RI Online dan KKPD merupakan wujud kon­kret sinergi antar lembaga dalam men­dorong digitalisasi keuangan daerah.

“Kolaborasi ini bukan hanya seka­dar proyek teknologi, tapi langkah nyata membangun ekosistem tata kelola keuangan daerah yang modern, efisien, dan akuntabel,” katanya.

Pemkab Maluku Barat Daya lan­jutnya, menjadi kabupaten pertama di Provinsi Maluku yang berhasil mengimplementasikan SIPD RI Online dan KKPD secara terpadu ber­sama Bank Maluku-Malut seba­gai bentuk tansformasi digital dibi­dang tata kelola keuangan daerah.

Apa yang dilakukan Pemkab MBD lanjut Syahrizal, menunjukkan komitmen luar biasa dari bupati dalam membangun tata kelola keua­ngan yang transparan dan modern.

“Kami tidak akan berhenti di Maluku Barat Daya. Dukungan ini akan diperluas ke seluruh kabupaten dan kota di Maluku dan Maluku Utara, agar seluruh pengelolaan kas daerah,” jelasnya.

Dia menegaskan, pihaknya berko­mit­men menjadi mitra strategis seluruh pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur keuangan yang handal, aman dan sesuai  dengan arah ke­bijakan nasional digitalisasi daerah.

Jadi Tantangan

Sementara itu, Penjabat Sekda MBD, Daud Reimialy menuturkan kondisi geografis MBD yang terdiri dari pulau-pulau kecil masih menjadi tantangan besar dalam penyaluran dana dan pembayaran gaji pegawai. 

Daud mengungkapkan kesulitan akses keuangan di wilayah terpencil se­perti diproses penyaluran dana ter­utama gaji ASN dan operasional pera­ngkat daerah terjadi karena jarak dan transportasi antar pulau yang minim.

“Kami tentu bersyukur menjadi bagian dari langkah awal membangun sistem terintegrasi ini guna menja­dikan proses pencairan dana lebih cepat, aman dan transparan. Kami juga mengapresiasi komitmen Bank Maluku-Malut yang terus mendam­pingi hingga ke tahap implementasi,” ujarnya.

Transformasi digital ini lanjut Daud, bukan sekadar perubahan sistem, tetapi perubahan budaya kerja menuju pemerintahan yang terbuka, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik

Daud berharap, implementasi SIPD RI Online dan KKPD di MBD menjadi model penguatan penge­lo­laan kas dae­rah (RKUD), optimali­sasi PAD, ser­ta percepatan Elektro­nifikasi Tran­saksi Pemerintah Dae­rah (ETPD) yang mendukung tata kelola peme­rintahan yang modern dan efisien. (S-20)

BERITA TERKAIT