AMBON, Siwalimanews â Anggota DPRD Maluku Yan Zamora Noach, mengapresiasi langkah Ombudsman Maluku yang mulai melakukan pengawasan secara menyeluruh terhadap program Makanan Bergizi Gratis.
Pengawasan ini dilakukan kata Noach, dikarenakan pihak Ombusdman prihatin atas insiden keracunan menu makanan MBG yang menimpa siswa di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten MBD, dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bahkan informasi yang diperolehnya bahwa, Ombudsman akan melakukan monitoring secara menyeluruh terhadap program tersebut, termasuk meninjau langsung dapur penyedia makanan.
Langkah ini dilakukan, untuk memastikan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan standar keamanan pangan yang ketat, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.
âSaya berpikir Ombusdman juga perlu lakukan pengawasan yang lebih mendalam hingga ke titik persoalan di lapangan,â tandas Noach kepada Siwalimanews melalui telepon selulernya, Jumat (19/9)
Noach mengaku, di MBD baru ada dua dapur yang beroperasi yakni di Tiakur Pulau Moa dan di Tepa Pulau Babar. Jadi keduanya harus bisa dimonitoring secara ketat, apalagi di Tepa yang menjadi lokasi terjadinya masalah keracunan.
Selain Tepa, kejadian keracunan menu MBG juga baru terjadi di SDN 19 Kota Tual, ini harus dilakukan pengawasan secara menyeluruh di semua kabupaten/kota. Kehadiran Ombudsman untuk mengawasi langsung ke lapangan sangat penting, agar penanganan persoalan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menyentuh akar masalah yang sebenarnya.
âSaya berharap, Ombudsman jangan hanya datang lalu pulang, tapi bisa memastikan setiap rekomendasi ditindaklanjuti, agar program MBG benar-benar aman bagi anak-anak kita,â pinta Noach. (S-26)