AMBON, Siwalima.id - Perumdam Tirta Yapono Ambon, memastikan pelayanan air bersih bagi masyarakat di kawasan Benteng Karang segera direalisasikan.
Hal ini sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam memenuhi kebutuhan dasar warga terkhusus mereka yang belum menikmati air bersih dengan layak.
Pelaksana Tugas Direktur Perumdam Tirta Yapono Ambon, Pieter Saimima menjelaskan pihaknya sudah melakukan peninjauan lapangan di kawasan benteng karang pada Senin 1 Juli.
Menurut Saimima, penyediaan air bersih bagi warga Benteng Karang merupakan komitmen yang telah disampaikan walikota Ambon sejak masa sosialisasi sebelum terpilih memimpin kota ini.
“Air bersih untuk masyarakat Benteng Karang adalah komitmen pak wali sejak masa sosialisasi sebelum beliau terpilih. Komitmen itu kini dibuktikan dengan merealisasikan janji kepada masyarakat. Itulah pemimpin yang benar-benar memahami tanggung jawabnya kepada warga,” ujar Saimima kepada Siwalima, Senin (1/6).
Dikatakan, pengembangan jaringan air bersih di kawasan tersebut menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Ambon.
Sementara Perumdam Tirta Yapono bertugas memastikan sistem distribusi dapat beroperasi secara optimal.
Fasilitas pendukung distribusi air lanjutnya, telah disiapkan oleh Dinas PU, sementara pekerjaan fisik yang dikerjakan pihak ketiga kini memasuki tahap siap difungsikan.
Dinas PUPR juga telah menyiapkan fasilitas yang diperlukan untuk pendistribusian air bersih. Pekerjaan yang dilakukan pihak ketiga juga sudah berada pada tahap siap difungsikan.
“Saat ini kami sudah berada pada posisi siap untuk mengoperasikan sistem tersebut,” tegasnya.
Saimima menambahkan, sistem distribusi air bersih akan menggunakan dua unit pompa. Pompa pertama berfungsi mendorong air dari sumber di Passo menuju titik distribusi, sedangkan pompa kedua akan mengalirkan air ke bak penampung yang telah tersedia.
“Tinjauan saya hari ini, untuk memastikan pelayanan air bersih bagi masyarakat sudah harus terlaksana. Bersama Kepala Dinas PU sebagai penanggung jawab kegiatan ini, kami akan melakukan uji coba Selasa besok,” jelasnya.
Uji coba tersebut dilakukan untuk memastikan debit dan tekanan air dari sumber di Passo mampu mencapai bak penampung yang sebelumnya telah dibangun oleh balai terkait, namun belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Fasilitas ini sebenarnya sudah ada, hanya belum berfungsi secara optimal. Karena itu, Perumdam bersama Dinas PUPR mengambil alih pengelolaannya agar dapat memberikan pelayanan air bersih yang lebih baik kepada masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap seluruh sistem dapat berjalan sesuai rencana sehingga kebutuhan air bersih bagi sekitar 318 KK di Benteng Karang dapat segera terpenuhi. “Mudah-mudahan kebutuhan air bersih bagi kurang lebih 318 KK yang ada di daerah ini dapat terpenuhi melalui sistem yang kami siapkan,” harapnya.(S-30)