NAMLEA, Siwalimanews – Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang memberikan bantuan kepada 11 Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) yang tersebar di Desa Namlea.
Bantuan yang diberikan yakni 33 karung beras dan 110 mushaf Al-Quran kepada perwakilan penerima di maplres, jumat (12/9).
Dalam arahan, Kapolres mengaku bantuan yang diberikan untuk mendukung tumbuhnya pendidikan agama Islam di akar rumput.
âKegiatan ini sebagai bagian dari implementasi program Polisi Mengaji,â terangnya dalam rilisnya.
Selain itu juga merupakan inisiatif yang menegaskan, aparat penegak hukum tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelindung nilai-nilai moral dan spiritual di tengah masyarakat.
Sosialisasi UU PKDRT
Sementara itu Bhabinkamtibmas Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Aipda M. Kasim Tuasamu mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Ajakan ini disampaikan Kasim saat memberikan sosialisasi UU Nomor: 23 Tahun 2004 tentang penghapusan KDRT yang berlangsung di Gedung Ramean Negeri Tulehu, Sabtu (13/9).
Kegiatan yang dihadiri tokoh masyarakat, tokoh perempuan, aparat desa, dan relawan perlindungan perempuan-anak itu bertujuan meningkatkan kesadaran hukum warga.
Dalam pemaparannya, Kasim menjelaskan empat bentuk KDRT sebagaimana diatur dalam undang-undang, yakni kekerasan fisik, psikis, seksual, dan penelantaran rumah tangga.
âKekerasan dalam rumah tangga adalah tindak pidana yang harus kita lawan bersama. Kami mengajak masyarakat untuk berani melapor jika mengetahui atau mengalami kekerasan,â ujarnya.
Menurutnya, Polri melalui Bhabinkamtibmas siap memberikan pendampingan serta perlindungan kepada korban.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta, menandakan isu KDRT mendapat perhatian serius di kalangan warga Tulehu.
Sosialisasi tersebut turut dihadiri Raja Negeri Tulehu, Babinsa, kepala dusun, ketua RT, serta perwakilan relawan sahabat perempuan dan peduli anak Maluku Tengah.
âKehadiran mereka dinilai mencerminkan sinergitas tiga pilar Polri, TNI dan pemerintah desa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,ââ katanya.
Di kesempatan itu, Raja Tulehu menyampaikan apresiasi atas langkah yang diambil Bhabinkamtibmas.
âKami mendukung penuh upaya perlindungan bagi warga, khususnya perempuan dan anak-anak. Mari jadikan Tulehu sebagai wilayah percontohan bebas dari kekerasan,â pintanya.(S-15/S-25)